Final Piala Dunia: Kroasia Mengejar Sejarah

Kroasia berambisi untuk menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kali meski harus menghadapi Prancis.

Diterbitkan 12 Juli 2018, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kroasia bahkan tidak lolos ke Piala Dunia pada 2010 lalu. Sedangkan di Piala Dunia 2014, Kroasia juga lagi-lagi tak mampu melangkah lebih jauh dari penyisihan grup.

Skuat Kroasia di Piala Dunia 2018 sebenarnya tak jauh berbeda dibandingkan skuat Piala Dunia 2014 lalu. Mereka masih memainkan Ivan Rakitic, Perisic, Dejan Lovren, Luka Modric dan Mario Mandzukic.

Perbedaannya mungkin di sektor kiper saja dimana Danijel Subasic kini menjadi starter, bukan lagi Stipe Pletikosa yang pensiun. Lalu tak ada pula nama Darijo Srna yang juga putuskan pensiun.

Gabungan antara pemain senior dan junior menjadi kunci keberhasilan Kroasia di Piala Dunia 2018. Semangat pantang menyerah, mental yang kuat serta fisik prima juga membantu Luka Modric cs menuliskan sejarah di Piala Dunia.

Pemain timnas Inggris, John Stones berebut bola dengan pemain Kroasia, Ivan Perisic pada babak semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Rabu (11/7). Kroasia akan menantang Prancis di final setelah menang 2-1 atas Inggris. (AP/Rebecca Blackwell)

Pelatih Kroasia, Zlatco Dalic pun jadi teringat dengan kejadian 20 tahun. Kala itu, Kroasia kalah 1-2 dari Timnas Prancis lewat dua gol Lilian Thuram di semifinal Piala Dunia 1998. Kini, ada kesempatan bagus bagi Kroasia untuk membalaskan dendam.

"Di Piala Dunia 1998 lalu, saya menjadi penonton di tiga laga awal sebagai suporter. Semua orang di Kroasia ingat betul bagaimana Thuram mencetak gol dan kami kalah 1-2," katanya seperti dikutip FIFA.com.

"Itu menjadi topik pembicaraan negara kami selama 20 tahun terakhir. Kami ingat merayakan gol pertama Suker tapi setelah itu kami terduduk lagi karena skor langsung imbang dalam waktu cepat," ucapnya.

Kans Kroasia

Dalam laga final Piala Dunia nanti, Timnas Kroasia bakal tetap menjadi underdog. Selama ini, Kroasia juga tak pernah masuk hitungan sebagai juara Piala Dunia.

Meski begitu, banyak yang lupa kalau Kroasia diisi oleh pemain berpengalaman dan berkelas dunia. Ivan Rakitic dan Luka Modric contoh dua pemain berkelas yang punya prestasi segudang dengan klub masing-masing.

Ada juga Dejan Lovren yang tampil memukau bersama Liverpool musim ini. Jangan dilupakan pula bek tangguh Sime Vrsaljko yang sukses menjadi palang pintu yang tangguh untuk Atletico Madrid musim ini.

Mereka merupakan pemain-pemain yang sudah matang secara permainan. Bisa dikatakan, Kroasia punya pemain yang selevel dengan Timnas Prancis.

Pemain timnas Kroasia, Domagoj Vida berebut bola dengan pemain Inggris, Harry Kane pada babak semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Rabu (11/7). Kroasia memastikan diri maju ke final seusai mengandaskan Inggris 2-1. (AP/Francisco Seco)

Antoine Griezmann dan kawan-kawan patut mewaspadai semangat juang yang dimiliki pemain Kroasia. Selain itu, jangan pernah pula menganggap enteng Kroasia seperti yang terjadi dengan Inggris.

"Mereka sudah meremehkan kami dan itu terbukti salah," ucap kapten Kroasia, Luka Modric seperti dikutip Marca. Modric juga menyalahkan media di Inggris yang juga meremehkan mereka.

"Saya pikir media di Inggris tak mengenal kami dan itu kesalahan. Kami sudah baca apa yang mereka tulis. Hebat! siapa yang terhenti di sini. Harusnya mereka lebih rendah hati dan menghormati lawan."

Dalam 5 pertemuan terakhir, Kroasia tak pernah mengalahkan Prancis. Apakah sejarah itu bakal ditulis pada 15 Juli nanti di Stadion Luzhniki?

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan