Zarco dan Tantangan Juara di MotoGP Prancis

Zarco ingin mempersembahkan hasil yang bagus untuk fansnya di MotoGP Prancis.

Diterbitkan 19 Mei 2018, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Zarco boleh jadi hanya muka baru diantara sederetan pembalap berpengalaman yang akan tampil di MotoGP Prancis nanti. Seharusnya, Jorge Lorenzo juga bisa meraih juara di sini. Namun hampir dua musim dengan Ducati, Lorenzo belum menunjukkan tanda-tanda bisa menang lagi.

Sebelum ke Ducati, Lorenzo merupakan peraih jumlah menang terbanyak dalam 10 musim terakhir. Dia berhasil menang sebanyak 5 kali di satu dekade terakhir, melebihi pembalap manapun termasuk Rossi. Namun kali ini, namanya sulit diperhitungkan.

Merasa Nyaman

Zarco sendiri merasa nyaman bisa balapan di MotoGP Prancis. Dia mengakui, sedikit tertekan pada hari pertama. Meski begitu dia bisa mengatasi tekanan dengan baik.

Zarco tampil impresif di hari pertama MotoGP Prancis, Jumat (18/5/2018). Pada sesi latihan bebas pertama, Zarco berada di urutan kelima, tertinggal 0,279 detik dari Marc Marquez yang menjadi tercepat.

Pada sesi latihan bebas kedua, Zarco juga berada di ututan kelima. Dia hanya kalah 0,075 detik dari pembalap pabrikan Yamaha, Maverick Vinales.

"Tentang hari pertama di Le Mans, saya bisa mengatakan kemarin cukup tertekan, tapi saya dapat mengendalikan tekanan ini dengan baik, saya merasa baik," ujar Zarco dilansir dari Motor Sport.

"Saya senang untuk melihat semua penggemar meneriakkan nama dan mendukung saya. Dan saya tidak merasakan tekanan ini di atas motor, jadi ini sangatlah penting," kata pembalap MotoGP asal Prancis tersebut.

Aksi pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco (Twitter/Yamaha Tech 3)

Zarco melanjutkan, cuaca cerah Le Mans menjadi motivasi tersendiri baginya. Pasalnya, dia jarang merasakan suasana cerah di Prancis.

"Pagi hari cukup segar, sudah sejak lama kami tidak berada dalam kondisi sesegar ini. Meski cuacanya bagus dan matahari bersinar, temperaturnya rendah, sehingga perlu sedikit berhati-hati, untuk tidak terjatuh."

"Semakin banyak lap yang saya lakukan, semakin baik feeling yang saya dapatkan, jadi ini bagus," ucap Zarco.

Lebih Ngeri Marquez

Terkait persaingan di Le Mans nanti, Zarco secara blak-blakan lebih menakuti perlawanan dari Marc Marquez ketimbang Valentino Rossi. Zarco seakan menampik fakta kalau Rossi sudah tiga kali juara di MotoGP Prancis.

"Saya pilih Marquez yang lebih berbahaya. Dia terlihat lebih nyaman bersama Honda," ucap Zarco.

Zarco sendiri ingin memuaskan fansnya di Le Mans. Berbekal podium kedua di MotoGP Prancis lalu, tahun ini, Zarco mengincar kemenangan.

"Tahun lalu merupakan balapan terbaik saya. Kali ini, saya mengincar kemenangan. Namun untuk itu, saya harus bekerja lebih keras," katanya mengakhiri.

Johann Zarco bersaing dengan Valentino Rossi di MotoGP Prancis (JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

Target juara bukan hal muluk bagi Zarco. Meski begitu, cuaca dan pemilihan ban yang tepat bakal menentukan keberhasilan Zarco di balapan nanti.

Sudah sering terjadi, Zarco malah keteteran di lap-lap akhir balapan. Maka itu, selain setelan mesin yang pas, Zarco butuh kejelian teknisi dalam menentukan ban. Tentu ini semua juga tergantung masukan dari Zarco.

"Saya sangat gembira dan bersemangat menyongsong balapan di kandang sendiri. Saya merasa beruntung mampu podium di Jerez, namun di Le Mans lain. Motivasi dan kepercayaan diri saya sangat besar di sini," kata Zarco.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan