Real Madrid Menuju Hattrick Liga Champions

Real Madrid berpeluang jadi tim pertama yang memenangkan Liga Champions tiga musim berturut-turut.

Diterbitkan 02 Mei 2018, 17:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sementara pelatih-pelatih hebat kekinian, seperti Jose Mourinho atau osep Guardiola pun baru dua kali memenangkan trofi yang dijuluki The Big Ears ini.

Kerja Ekstrakeras

Zidane menyebut, tiket ke final di Kiev, layak mereka dapatkan. Pasalnya, Sergio Ramos dan kawan-kawan bekerja ekstrakeras untuk mewujudkan ambisi ke partai puncak.

Pasalnya, lawan-lawan yang mereka hadapi selain Munchen juga bukan lawan sembarangan. Ada klub kuat Italia, Juventus, ada juga raksasa baru Eropa asal Prancis, Paris Saint Germain.

"Kami memang berhasil meraih final ketiga kami. Tapi, kami sangat menderita untuk mendapatkannya," ujar Zidane, 45 tahun, tersenyum. "Tapi, pada akhirnya kami mampu menunjukkan kekuatan kami dan hidup dalam tekanan."

Dan, kini, kata Zidane, setelah tiket final mereka dapatkan, pekerjaan bukan semakin ringan, justru sebaliknya. Sebab, kata Zidane, siapa pun yang akan jadi musuh mereka di final, adalah lawan yang berat.

Liverpool paling mungkin jadi lawan mereka di partai puncak. Pasalnya, di semifinal pertama, mereka menang 5-2 atas AS Roma. Laga kedua semifinal antarmereka baru akan digelar dinihari WIB nanti.

Mati-Matian

Namun, siapa pun yang akan jadi lawan mereka, kata Zidane, Real Madrid tetap akan mati-matin mengamankan gelar Liga Champions ke-13 mereka. Sudah kepalang tanggung, kepalang basah.

"Sekarang, yang harus kami lakukan adalah memenangkan pertai final," mantan bintang timnas Prancis itu menambahkan. "Kami akan melakukan apapun yang memungkinkan untuk mempertahankan gelar yang kami dapat musim lalu."

Zidane juga menyebut, Real Madrid pantas mendulang sukses sejauh ini di Liga Champions. Setidaknya, jika melihat sejarah dan tradisi Los Galacticos sendiri yang bergelimang prestasi.Sebab, di ajang La Liga sendiri, saat ini Real Madrid masih jadi klub pemegang gelar terbanyak, 33 kali.

"Real Madrid bukan sekadar tim. Itu klub yang memiliki sejarah sejak dahulu kala. Sekarang kami berusaha membuaat sejarah di klub ini, seperti orang-orang sebelum kami," ujar Zidane.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan