Terjatuh di MotoGP Argentina, Rossi: Marquez Terlihat Bahagia

Rossi menuding Marquez sengaja menjatuhkannya pada MotoGP Argentina.

Diterbitkan 09 April 2018, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Santiago del Estero - Valentino Rossi benar-benar kecewa dengan aksi Marc Marquez pada balapan MotoGP Argentina 2018 di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Senin (9/4/2018) dinihari WIB. Bahkan, pembalap Movistar Yamaha itu menuduh Marquez sengaja melakukannya.

Rossi sendiri memang terlihat kesulitan untuk mengejar barisan depan pada balapan MotoGP Argentina. Itu karena balapan berlangsung dalam kondisi yang sulit. Selain sempat ditunda, hampir semua pembalap pun harus melakukan start mundur enam grid dari posisi aslinya.

Saat balapan memasuki enam putaran terakhir, The Doctor tengah berjuang di posisi ketujuh. Tiba-tiba datang Marquez yang ingin menyalipnya di tikungan ke-13. Senggolan pun tak terhindarkan hingga Rossi kehilangan kendali atas motornya.

Rossi pun terjatuh meski akhirnya tetap mampu menuntaskan balapan MotoGP Argentina. Namun, insiden tersebut membuat pembalap berusia 39 tahun itu hanya mampu finis ke-19. Usai balapan, Rossi pun menjelaskan soal penilaiannya terhadap aksi Marquez.

"Mengapa ia tak menyusul saya di tikungan berikutnya. Ketika ia datang di belakang saya, ia sengaja menyentuh saya. Ia menabrak kaki dan motor saya, mendorong saya menjauh dari lintasan saya. Saya jatuh. Itu membuatnya tampak bahagia," ujar Rossi, dikutip Speedweek.

 

Kecam Marquez

Rossi pun enggan menerima permintaan maaf Marquez usai balapan. Saat balapan selesai, Marquez bersama manajernya, Emilio Alzamora terlihat menghampiri garasi Rossi. Tujuannya tentu ingin melayangkan permintaan maaf.

Namun, Marquez tak sempat berbicara langsung dengan Rossi. Saat akan menghampirinya, pembalap berusia 25 tahun itu hanya berbicara dengan Alessio Salucci, sahabat Rossi. Pada akhirnya, terlihat gestur yang menunjukkan Salucci seakan meminta Marquez untuk pergi.

"Ini merupakan situasi yang sangat buruk karena Marquez menghancurkan olahraga kami. Marquez tidak memiliki rasa hormat sedikit pun kepada para rivalnya. Ia mungkin tidak akan pernah memiliki sikap itu," kata Rossi.

"Ketika memacu kendaraan 300 kilometer per jam di lintasan, Anda harus menghormati para rival. Anda harus menjadi lebih kuat dan mencapai performa maksimal. Namun, situasi seperti ini membuat semuanya berakhir," ia menambahkan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

1. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 40m 36.342s 2. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1) 40m 36.593s 3. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 40m 38.843s 4. Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP17) 40m 40.732s 5. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 40m 51.283s 6. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP18) 40m 58.875s 7. Tito Rabat ESP Reale Avintia (GP17) 40m 59.368s 8. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 0.263s 9. Hafizh Syahrin MAL Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 41m 0.653s 10. Danilo Petrucci ITA Pramac Ducati (GP18) 41m 2.345s 11. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 41m 7.364s 12. Scott Redding GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 41m 8.233s 13. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V)* 41m 8.794s 14. Franco Morbidelli ITA EG 0,0 Marc VDS (RC213V)* 41m 18.403s 15. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (GP18) 41m 18.616s 16. Alvaro Bautista ESP Angel Nieto Team (GP17) 41m 18.967s 17. Thomas Luthi SWI EG 0,0 Marc VDS (RC213V)* 41m 19.692s 18. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 41m 20.202s 19. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 41m 28.424s 20. Karel Abraham CZE Angel Nieto Team (GP16) 41m 40.286s 21. Xavier Simeon ESP Reale Avintia (GP16)* 41m 46.486s Gagal Finis Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) DNF Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) DNF Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) DNF

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan