Menebak Kelanjutan Nasib Zidane, Ronaldo, dan Bale di Real Madrid

Bagaimana masa depan Zidane, Ronaldo, dan Bale di Real Madrid pada musim depan?

Diterbitkan 28 Februari 2018, 11:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Madrid - Masa depan pelatih Zinedine Zidane, hingga dua bintangnya Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale menjadi bahan spekulasi setelah Real Madrid kembali menelan kekalahan di ajang La Liga saat bertandang ke RCDE Stadium, markas Espanyol, pada pertandingan pekan ke-26, Rabu (28/2/2018) dini hari WIB. 

Real Madrid sebenarnya mulai memperbaiki performa mereka di ajang La Liga 2017-2018. Namun, kekalahan 0-1 di markas Espanyol kembali membuat para suporter El Real gerah. 

Pada awal Februari 2018, Zinedine Zidane sempat mengaku dirinya bergantung terhadap Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale untuk mengembalikan performa El Real. Saat ini, hal tersebut kiranya sempat membuahkan hasil positif.

Cristiano Ronaldo mulai menemukan ketajamannya di barisan depan pada ajang La Liga. Sempat "mandul" pada awal musim, bintang Portugal itu sudah mengemas 14 gol dan empat assist dari total 20 pertandingan di kompetisi tersebut.

Padahal, Cristiano Ronaldo juga sempat menuai kritik lantaran produktivitasnya menurun. Bahkan, ia dikabarkan ingin kembali hengkang dari Bernabeu pada musim depan. Saat menghadapi Espanyol, Cristiano Ronaldo absen lantaran mendapat jatah libur dari Zidane. 

Sementara itu, Gareth Bale sempat menunjukkkan performa menawan. Akan tetapi, bintang Wales tersebut kembali menghadapi mimpi buruk lantaran mengalami cedera lagi.

Hal tersebut membuat masa depan Gareth Bale semakin gelap di Real Madrid. Bahkan, ada anggapan Presiden El Real, Florentino Perez, siap memasukkan nama Gareth Bale ke dalam daftar jual.

Lantas, bagaimana nasib ketiga sosok tersebut di Real Madrid. Berikut ini adalah ulasannya seperti dirangkum Bola.com dari berbagai sumber.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane menjadi satu nama yang paling dibicarakan media-media Spanyol pada musim ini. Salah satu alasannya lantaran ia sempat dianggap gagal mengangkat performa El Real.

Kesempatan meraih trofi La Liga hampir pupus lantaran Real Madrid sangat sulit mengejar Barcelona di puncak klasemen. Titik amarah manajemen El Real terjadi saat mereka kalah 1-3 dari Barcelona di Santiago Bernabeu, musim ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Akan tetapi, hal positif dari kepimpinan Zidane adalah ia mampu menarik hati para pemainnya. Saat terus digempur isu pemecatan, Zidane selalu membela para pemainnya yang juga menjadi "sasaran" kritik para suporter. Sergio Ramos, misalnya, yang dianggap menjadi biang rapuhnya pertahanan Los Blancos pada musim ini. Menurut Zidane, Ramos merupakan pemain penting bagi Real Madrid dan tidak akan tergantikan. "Dia adalah kapten terbaik yang kami punya dan sangat tidak menghormati jika meragukan komitmennya di klub ini," kata Zidane. Sementara itu, Gareth Bale, yang kembali mengalami masalah cedera juga tak luput dari pembelaan Zidane. Menurut dia, Bale akan tetap menjadi bagian rencana jangka panjang timnya. "Dia semakin baik setiap hari dan dia juga merupakan pemain yang sangat penting bagi kami," tutur Zinedine Zidane. Meski demikian, tentu persoalan utama Zidane tidak hanya mengenai bagaimana tetap mendapat kepercayaan dari para pemainnya. Toh, Real Madrid telah membuktikan selama beberapa tahun terakhir, mereka tidak akan segan memecat pelatih, meski pernah berprestasi, jika timnya terus menuai hasil buruk. Peluang bertahan di Real Madrid pada musim depan: 50 %

Halaman
Show All
Ary Wibowo, Rizki Hidayat, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan