Konsistensi AC Milan Berkah untuk Gattuso

AC Milan meraih tiga kemenangan beruntun di serie A, sesuatu yang belum pernah terjadi di 11 bulan terakhir.

Diterbitkan 29 Januari 2018, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

AC Milan habiskan 160 juta pounds atau sekitar Rp 3 Triliun. Milan memborong 10 pemain baru seperti Nikola Kalinic, Andre Silva, Fabio Borini, Hakan Calhanoglu, Franck Kessie, Lucas Biglia, Andrea Conti, Ricardo Rodriguez, Leonardo Bonucci dan Mateo Musacchio.

Perombakan besar-besaran ini tentu dengan tujuan mengangkat kembali gengsi AC Milan, peraih 7 titel Liga Champions. Investor asal Tiongkok yang dipimpin Li Yonghong ingin mengangkat kembali pamor Milan di dunia.

Namun, harapan itu tak juga terjadi hingga akhirnya Vincenzo Montella dipecat dari kursi pelatih pada 28 November lalu. Ini menjadi puncak kekesalan pemilik AC Milan atas prestasi Rosoneri di kancah serie A.

Uniknya, AC Milan malah menunjuk Gattuso sebagai pengganti. Meski sempat dikaitkan dengan pelatih top seperti Carlo Ancelotti, Gattuso malah muncul ke permukaan sebagai pengganti.

AC Milan mencoba untuk jaga konsistensi di serie A (AP/Luca Bruno)

Hujatan dan nada pesimisme pun ditujukan kepada AC Milan. Banyak pihak yang menyebutkan, Milan berjudi dengan menunjuk Gattuso dan seakan mengulang kisah lama kala menunjuk pelatih-pelatih semenjana.

Gattuso sendiri tak acuh dengan keraguan yang ditunjukkan kepadanya. Dia tetap fokus bekerja meski tahu Milan saat ini terbebani dengan belanja besar yang sudah dikeluarkan. Masih ada 16 pertandingan lagi, Milan wajib teruskan tren positif di serie A sehingga bisa merebut kembali Liga Champions.

"Klub ini sudah habiskan banyak uang untuk investasi pemain. Ada beberapa kesulitan, tapi kami sekarang berada di kondisi mental yang bagus," kata Gattuso seperti dilansir Football Italia.

Prospek Selanjutnya

Giacomo Bonaventura langsung berlari usai cetak gol untuk AC Milan saat menang lawan Lazio (MARCO BERTORELLO / AFP)

Dengan optimisme yang dirasakan Gattuso, AC Milan kini bakal diuji konsistensinya. Football Italia pun mempertanyakan, apakah AC Milan bisa benar-benar melanjutkan tren positif tiga kemenangan di serie A pada laga-laga selanjutnya?

Dalam waktu terdekat, AC Milan bakal fokus kembali melawan Lazio kembali di leg pertama semifinal Copa Italia. Setelah itu, Milan bakal tandang ke markas Udinese dan SPAL sebelum menjamu Sampdoria pada 19 Februari nanti.

Di sela-sela laga itu, AC Milan juga bakal menghadapi leg pertama 32 besar Liga Europa menghadapi Ludogorets. Pengamat sepak bola Italia banyak yang pesimistis dengan konsistensi AC Milan.

Banyak yang menduga, AC Milan bakal membuang semua torehan ciamik mereka saat tandang ke Friuli, markas Udinese 4 Februari mendatang. Lalu Milan menghadapi SPAL yang mungkin tak sulit dikalahkan.

Setelah itu, apakah Milan mengulang torehan paruh pertama serie A di mana setelah mengalahkan SPAL, Milan malah kalah tiga kali beruntun melawan Sampdoria, AS Roma dan Inter Milan. Menjelang akhir Februari, Milan juga bakal menguji keberuntungan melawan AS Roma sebelum membuka perang baru melawan Inter Milan pada 5 Maret.

Giacomo Bonaventura (kanan) rayakan gol untuk AC Milan saat menang lawan Lazio (MARCO BERTORELLO / AFP)

Di luar pesimisme pengamat, ada secercah harapan. Kemenangan melawan Lazio salah satu harapan yang bisa dijadikan pijakan. Tak banyak tim yang bisa mengalahkan Lazio yang diisi gabungan pemain muda dan berpengalaman.

Milan sukses meredam keganasan Lazio yang sudah mencetak 13 gol di tiga laga terakhir. Bisakah ini dijadikan modal bagi Milan untuk mengakhiri musim di serie A di posisi tertinggi? Jangan dilupakan pula AC Milan masih berpeluang di Liga Europa. Di mana jika menjadi juara, AC Milan juga bisa lolos langsung ke Liga Champions musim depan. Konsistensi AC Milan bakal jadi berkah bagi Gattuso yang dipandang sebelah mata musim ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Thomas, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Mantan pemain sepak bola profesional dan manajer klub Pisa yang berlaga di Italia
    Mantan pemain sepak bola profesional dan manajer klub Pisa yang berlaga di Italia
    Gennaro Gattuso
  • Formasi