4 Kenangan Terindah Ronaldinho Bersama AC Milan

Ronaldinho pun sempat mengukir prestasi ciamik bersama AC Milan.

Diterbitkan 18 Januari 2018, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pesepakbola legendaris Brasil, Ronaldinho Gaucho resmi mengakhiri kariernya dalam dunia sepakbola. Kabar tersebut disampaikan oleh sang kakak, yang juga agennya, Roberto Assis, Rabu (17/1/2018).

Sebelum benar-benar menyatakan pensiun, Ronaldinho memang sudah lama tidak lagi bermain. Playmaker berteknik tinggi itu bahkan sudah tidak memiliki klub tehitung sejak 29 September 2015.

“Selesai sudah. Dia pensiun dari sepakbola,” ucap Assis kepada O Globo.

Dikemukakan Assis, akan ada sejumlah laga perpisahan untuk Ronaldinho tahun ini, yang rencananya akan digelar di Meksiko, Eropa, Asia, serta kampung halamannya, Brasil.

“Mungkin setelah Piala Dunia, sekitar bulan Agustus lah. Nike, yang merupakan sponsor Ronaldinho, turut serta dalam proyek perpisahan ini. Namun detailnya seperti apa belum diketahui,” katanya.

Tumbuh bersama akademi Gremio, Ronaldinho merantau ke Eropa di tahun 2001. Paris Saint-Germain (PSG) menjadi klub Eropa pertama yang dibelanya. Dua tahun bersama klub Prancis itu, pemain bernama lengkap Ronaldo de Assis Moreira itu kemudian bergabung dengan Barcelona, dan mencapai puncak kegemilangannya di sana.

Bersama raksasa Spanyol itu, ia memenangkan dua gelar La Liga (2004/2005 dan 2005/2006) serta satu trofi Liga Champions musim 2005/2006.

Usai menuai kesuksesan bersama Blaugrana, Ronaldinho kemudian pindah ke Liga Italia, dan bergabung dengan AC Milan pada musim panas 2008. I Rossoneri menjadi klub Eropa terakhir yang dibela Ronaldinho sebelum ia kembali merumput di benua Amerika, yakni bersama Flamengo (Januari 2011-Juni 2012), Atletico (Juni 2012-September 2014), Queretaro (September 2014-Juli 2015), dan Fluminense (Juli-September 2015).

Selama dua setengah tahun membela AC Milan (Juli 2008-Januari 2011), Ronaldinho hanya mempersembahkan satu gelar Scudetto. Ia memang tidak lagi tampil dalam performa terbaiknya, seperti yang ia lakukan bersama Barcelona.

Meski demikian, ia tetap meninggalkan banyak kenangan indah dengan aksi-aksinya di lapangan. Berikut empat momen terindah Ronaldinho selama berseragam I Rossoneri yang bakal dikenang dalam sejarah klub raksasa Italia itu.

 

1. Gol Tunggal Lawan Inter Milan

Ronaldinho saat beraksi melawan Inter Milan (GIUSEPPE CACACE / AFP)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ronaldinho pernah menjadi pahlawan kemenangan AC Milan dalam laga derby melawan Inter Milan di Serie A pekan kelima musim 2008/2009, 28 September 2008. Ia mencetak gol tunggal di menit 36 melalui sundulan ke pojok kiri jauh gawang Julio Cesar, memanfaatkan umpan crossing Ricardo Kaka. Gol Ronaldinho itu menjadi salah satu yang terbaik dari semua gol yang ia cetak untuk AC Milan. Tayangan gol tersebut pun kerap diputar ulang di akun Instagram I Rossoneri. “Jadi penentu kemenangan dalam derby tahun 2008? Itu adalah kenangan indah. Saya ingat itu dengan jelas. Tiap kali saya kembali ke Italia, para fans selalu mengingatkan saya akan hal itu. Itu adalah salah satu momen terbaik dalam karier saya,” ujar Ronaldinho pada November 2017 lalu, seperti dilansir Football Italia. Dalam laga tersebut, AC Milan yang waktu itu masih dilatih oleh Carlo Ancelotti, menurunkan trio Brasil di lini depan. Ronaldinho tampil bareng Kaka sebagai playmaker, di belakang Aleksandre Pato. Di tengah, ada Gennaro Gattuso yang kini menjabat pelatih klub tersebut, didampingi Clarence Seedorf serta Massimo Ambrosini. Sedangkan di lini belakang ada Paolo Maldini, Kaka Kaladze, Marek Jankulovski, dan Gianluca Zambrotta. Skuat Inter Milan pun sejatinya tak kalah kuat saat itu. Mereka diperkuat Marco Materazzi, Esteban Cambiasso, Javier Zanetti, Ricardo Quarema, serta Zlatan Ibrahimovic waktu itu.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Ronaldinho