MotoGP: Pembalap Tim Satelit Ducati Sindir Gaji Lorenzo

Petrucci hanya terpaut satu peringkat di bawah Lorenzo di klasemen MotoGP 2017.

Diterbitkan 12 Januari 2018, 15:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Milan - Status para pembalap MotoGP pada musim ini akan menjadi bahan pembicaraan yang menarik. Pasalnya, sebagian kontrak joki top dunia di MotoGP akan tamat pada akhir tahun ini.

Tidak hanya mengenai kontrak yang bakal menyedot perhatian penikmat MotoGP di seluruh dunia. Gaji pembalap di kelas utama pasti akan menjadi sorotan.

Saat ini, Jorge Lorenzo berada di posisi teratas sebagai pembalap dengan bayaran tertinggi sebesar 12,5 juta euro. Sayangnya, apa yang telah digelontorkan tim Ducati Corse tidak setimpal dengan capaian X-Fuera pada musim lalu.

Lorenzo tercecer di urutan ketujuh di klasemen akhir MotoGP 2017 dengan raihan 137 poin. Lorenzo hanya tiga kali naik podium yakni di jerez (3), Aragon (3), dan Malaysia (2).

Mantan pembalap Movistar Yamaha itu hanya unggul satu peringkat dari Danilo Petrucci, yang notabene merupakan pembalap satelit dari Ducati. Fakta ini memantik Petrucci untuk angkat bicara.

 

Gaji Lebih Kecil dari Lorenzo

"Mungkin saya mendapatkan 50 kali lebih sedikit dari Lorenzo? Tapi itu tidak akan memengaruhi penampilan saya. Karena kami semua memiliki keinginan besar untuk menang yang melebihi apa yang Anda dapatkan," ungkap Petrucci seperti dikutip dari Gazzetta, Jumat (12/1/2018).

Artinya, bayaran tertinggi di kelas MotoGP tidak menjamin penampilannya di lintasan bakal sempurna. Petrucci pun tidak merasa iri dengan penghasilan yang diterima Lorenzo. Dia justru semakin tertantang untuk tampil lebih baik lagi.

"Saya harus mengatakan bahwa hal ini selalu memberi kesenangan untuk berjuang melawan dari pembalap yang berpenghasilan lebih banyak daripada saya," ujar pembalap asal Italia ini. (David Permana)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Argentina vs Austria: Alexis Mac Allister Tak Habis Pikir dengan Keajaiban Lionel Messi

Liputan6.com, Windi Wicaksono, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan