Sukses

Mengintip 3 Pemain Berbahaya Timnas Islandia

Liputan6.com, Yogyakarta - Timnas Islandia tengah berkunjung ke Indonesia. Di kesempatan pertama, kesebelasan berjuluk Strakarnir Okkar (Our Boys) itu akan bertemu Indonesia Selection di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Kamis (11/1/2018).

Selang tiga hari kemudian, atau Minggu (14/1/2018), timnas Islandia melakoni uji coba kedua. Lawan yang dihadapi ialah timnas Indonesia. Pertandingan persahabatan ini sekaligus menandai dibukanya kembali Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, usai mengalami renovasi panjang.

Islandia sendiri merupakan peserta Piala Dunia 2018 Rusia. Itu akan jadi penampilan pertama Strakarnir Okkar di turnamen akbar empat tahunan itu.

Lawatan ke Indonesia dimanfaatkan pelatih Heimir Hallgrimsson untuk menjajal kemampuan para pemain mudanya. Hallgrimsson membawa 23 pemain ke Indonesia yang mayoritas dihuni para darah segar.

Empat pemain yang terjun di Liga Primer Inggris, Gylfi Sigurdsson (Everton), Aron Gunnarsson (Cardiff City), Johan Berg Guomundsson (Burnley), dan Birkir Bjarnason (Aston Villa) tidak diangkut. Hiruk pikuk di kompetisi negeri Ratu Elizabeth membuat mereka dibiarkan bertahan di klubnya masing-masing.

Minus beberapa pilar bukan berarti skuat Islandia melemah. Strakarnir Okkar masih memiliki pemain muda nan berbahaya.

Berikut tiga pemain berbahaya timnas Islandia:

 

1 dari 4 halaman

Ragnar Sigurdsson

Ragnar Sigurdsson menjadi pemain paling berpengalaman dalam skuat Islandia. Bek berusia 31 tahun ini telah mengoleksi 74 penampilan untuk Strakarnir Okkar.

Absennya Aron Gunnarsson memungkinkan Sigurdsson untuk mengenakan ban kapten. Apalagi, dia termasuk salah satu personel senior di dalam skuat.

Saat ini, Sigurdsson bermain untuk Rubin Kazan di Liga Rusia. Namun, dia bukan personel asli klub berjuluk Tatary itu.

Klub Divisi Championship Inggris, Fulham, menjadi pemilik sang pemain. Sigurdsson dipinjamkan ke Rubin Kazan selama semusim sejak 2017.

Sebagai bek tengah, Sigurdsson memiliki postur menjulang. Dengan tinggi 187 cm, Sigurdsson lihai dalam mengantisipasi bola atas.

2 dari 4 halaman

Arnor Smarason

Arnor Smarason (Kareem Jaafar/AFP)

Sisi sayap kanan Islandia akan menjadi jatah Arnor Smarason. Kepiawaiannya dalam menggiring bola membuat gelandang berusia 29 tahun itu banyak dipercaya oleh pelatih Hallgrimsson.

Hallgrimsson telah mencatatkan 23 penampilan sejak debutnya pada 2008 lalu. Dua gol dan nihil assist menjadi perolehan Hallgrimsson untuk Islandia.

Pemain multiposisi itu saat ini memperkuat Hammarby di Liga Swedia. Tercatat, dia pernah membela Heerenveen di Liga Belanda pada 2010.

Setelah itu, kariernya mentok. Hallgrimsson banyak bermain untuk klub-klub negara Skandinavia.

 

3 dari 4 halaman

Albert Gudmundsson

Para pemain Timnas Islandia foto bersama warga saat mengunjungi Candi Prambanan di pebatasan Jawa Tengah-Yogyakarta, Senin (8/1/2018).  (Bola.com/Ronald Seger)

Albert Gudmundsson digadang-gadang sebagai penyerang masa depan Islandia. Masih berusia 20 tahun, ia sudah berhasil menembus skuat senior PSV Eindhoven.

Pada musim lalu, Gudmundsson sukses tampil cemerlang bersama tim satelit PSV. Dari 34 pertandingan, dia membukukan 18 gol.

Pada musim ini, Gudmundsson terlibat dalam empat dari 18 laga PSV di Eredivisie. Kendati belum berhasil mencetak gol, potensi bomber kelahiran Reykjavik, Islandia, itu tetap menjanjikan.

 

Artikel Selanjutnya
Piala Dunia 2018: Pantang Anggap Remeh Islandia dan Panama
Artikel Selanjutnya
Peluang Ibrahimovic Main di Piala Dunia Cukup Besar