SOROT BINTANG: Kevin / Marcus Raja Super Series 2017

Dari 13 kejuraan super series yang akan digelar tahun ini, Kevin / Marcus sudah meraih lima titel juara.

Diterbitkan 21 November 2017, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dengan kelima titel juara tersebut, kantong Kevin / Marcus pun semakin tebal hasil dari kucuran prize money yang diterima. Total, pasangan peringkat satu dunia itu telah mengantongi US$ 128.374 atau sekitar Rp 1,73 miliar.

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon. (Humas PP PBSI)

Jumlah tersebut belum termasuk sejumlah bonus yang mereka terima dari PBSI, klub, maupun sponsor. Saat sukses menjuarai All England, Kevin mendapat bonus Rp 250 juta dari Djarum Foundation dan Rp50 juta dari Blibli.com,

Berikut rincian perolehan nominal prize money yang diterima Kevin / Marcus hingga November 2017:

 

Reinkarnasi Chandra / Sigit

Sebenarnya, Kevin Sanjaya Sukamuljo tidak pernah mau bermain sebagai pemain ganda. Karena itu, pebulu tangkis kelahiran Banyuwangi, 2 Agustus 1995, tersebut pernah menolak saat akan ditransfer dari sektor tunggal ke ganda pada 2010 lalu oleh klubnya PB Djarum di Kudus ke Jakarta.

Alasannya sederhana. "Hadiahnya tidak mau dibagi-bagi," kata Kevin kepada Bogi Triyadi dari Liputan6.com di Pelatnas PBSI, Cipayung, pada 2016 lalu.

Tapi, Kevin akhirnya menerima keputusan itu. Terbukti, dia kemudian masuk Pelatnas PBSI dan berpasangan dengan Marcus Fernandi sejak Februari 2015.

Dibandingkan Kevin, Marcus sudah lebih dulu bermain di nomor ganda. Sebelumnya, dia berpasangan dengan pemain senior peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido.

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon. (Humas PP PBSI)

Secara fisik, postur Kevin / Marcus boleh dibilang mungil. Tapi, pasangan ini punya keunggulan dalam hal kecepatan. Selain itu, Kevin dan Marcus juga memiliki permainan serta karakter yang cocok sehingga menjelma menjadi pasangan yang solid.

"Marcus punya power bagus, smes keras, sementara Kevin memiliki pukulan yang tidak terduga. Selain itu, antisipasi mereka juga bagus," kata legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata.

Melihat permainan Kevin / Marcus, Christian teringat kepada pasangan ganda putra Candra Wijaya / Sigit Budiarto. Kebetulan, Christian pernah melatih Juara Dunia 1997 dan All England 2003 tersebut.

"Kevin itu seperti Sigit, pukulan-pukulan bolanya sulit ditebak. Sementara Marcus seperti Candra. Dia lugas, keras, dan tidak aneh-aneh," ucap Christian.

Saksikan video aksi Kevin/Marcus di 2016 di bawah ini:

 

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan