Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia, Ventura Banjir Kritik

Presiden klub-klub Serie A Italia menuntut Ventura mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Italia.

Diterbitkan 15 November 2017, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Milan - Publik Italia ramai-ramai mengkritik pelatih timnas Italia Giampiero Ventura usai kegagalan Gli Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Italia gagal setelah kalah agregat 0-1 dari Swedia di play-off kualifikasi zona Eropa.

Kritik terhadap pelatih timnas Italia berusia 69 tahun itu juga datang dari para presiden klub-klub Serie A. Presiden Torino, Urbano Cairo, menilai kinerja Ventura tak seperti yang dia kenal. Ventura pernah menjadi pelatih Torino selama lima musim (2011-2016) sebelum menukangi timnas.

"Saya tidak tahu kenapa (Ventura) masih saja belum mengundurkan diri. Karena jujur saja, dia tidak seperti Ventura yang saya tahu. Dia terlihat seperti seorang tamu di timnas Italia ketimbang seorang pelatih," kata Cairo kepada Sky Sport Italia, Selasa (14/11/2017).

"Mungkin lebih baik Ventura lebih cocok melatih klub ketimbang timnas. Sebagai pelatih timnas, dia tidak punya pemain yang sesuai dengan misi jangka panjangnya," Cairo menambahkan.

Tak kalah pedas, Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, marah besar lantaran Ventura tidak menurunkan pemain bintangnya, Lorenzo Insigne, sejak awal pertandingan. Padahal, kendala Italia adalah tumpul di lini depan.

Insigne pada akhirnya cuma dimainkan selama 15 menit dalam dua leg timnas Italia melawan Swedia. dan itu pun dengan peran baru sebagai gelandang.

"(Presiden FIGC Carlo) Tavecchio satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas hal ini, karena dia masih saja mempertahankan pelatih yang 'sangat bagus' itu, yang saya pecat di Serie C hanya dalam waktu tiga bulan," kata De Laurentiis, seraya mengingat masa-masa Napoli masih bermain di Serie C pada 2004.

Ventura sempat melatih Napoli waktu itu. Ia dipecat oleh ADL hanya dalam waktu tiga bulan. "Kenapa mesti repot memanggil Insigne ke timnas kalau ujung-ujungnya memainkannya bukan pada posisinya? Dengan cara seperti itu, Anda menghabiskan waktunya dan secara finansial merusak klub juga, karena itu membuat Insigne seolah-olah pemain yang buruk," ujar De Laurentiis berang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

De Laurentiis juga menyindir Ventura dan Presiden FIGC Carlo Tavecchio yang sampai sekarang menolak untuk mengundurkan diri. "Jika saya jadi Tavecchio, saya akan mengundurkan diri agar tidak terlihat seperti seorang idiot. Tapi, bukan cuma dia. Ada juga Direktur Michele Uva dan CONI," imbuhnya.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Bogi Triyadi, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan