3 Momen Penting saat Timnas Indonesia U-19 Melibas Timor Leste

Timnas Indonesia U-19 berhasil meraih kemenangan sempurna kedua di Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 saat menghadapi Timor Leste.

Diterbitkan 02 November 2017, 18:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Keputusan tepat diambil oleh Indra Sjafri yang melakukan dua pergantian di awal babak kedua. Saddil Ramdani dan Egy Maulana Vikri pun masuk lapangan saat babak kedua dimulai. Saddil masuk menggantikan Witan Sulaeman, sementara itu Egy masuk menggantikan Resky Fandi Witriawan.

Masuknya dua pemain ini tentu sangat berpengaruh kepada permainan Tim Garuda Nusantara. Saddil Ramdani pun mampu mencetak gol saat baru lima menit bermain. Sementara Egy Maulana Vikri berhasil mencetak hattrick di akhir pertandingan, di mana ia mencetak tiga gol hanya dalam kurun waktu sekitar tujuh menit.

Tak hanya dua pergantian pemain di awal babak kedua itu yang penting. Pergantian pemain ketiga, di mana Indra Sjafri memasukkan Feby Eka putra dan menarik keluar Muhammad Iqbal pada menit ke-71 juga menjadi keputusan yang sangat tepat dilakukan oleh Indra Sjafri.

Sosok Feby Eka Putra berperan penting bagi gol ketiga Timnas Indonesia U-19 pada menit ke-84. Pemain sayap berpostur tinggi namun kurus itu memberikan assist yang sangat baik kepada Egy Maulana Vikri untuk mencetak gol pertamanya pada pertandingan ini.

Gol Mengejutkan Saddil Ramdani

Dua gol dalam dua pertandingan, dua gol setelah masuk sebagai pemain pengganti, dan dua gol dengan tembakan kaki kiri yang keras dari jarak jauh. Itulah yang dilakukan oleh Saddil Ramdani dalam dua kemenangan pertama Timnas Indonesia U-19 di Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2018.

Jika pada pertandingan pertama kontra Brunei Darussalam, Saddil mendapatkan umpan sepak pojok dari Egy Maulana Vikri dan melepas tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti, tak begitu berbeda dengan apa yang dilakukannya di pertandingan kedua kontra Timor Leste.

Saddil mendapatkan umpan dari Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah saat masih berjarak sekitar 30 meter dari gawang. Dengan sedikit kecohan terhadap pemain Timor Leste, Saddil melepaskan tembakan kaki kiri jarak jauh.

Tembakan keras kaki kiri Saddil Ramdani meluncur deras secara mendatar ke sudut kanan gawang Timor Leste. Kiper Timor Leste, Fernando da Costa, yang menghempaskan diri untuk menjangkau bola tak mampu berbuat banyak. Bola dengan kecepatan tinggi masuk ke dalam gawang yang dikawalnya dan membuat jala terokyak.

Gol dari jarak jauh tampaknya kini melekat erat dengan sosok Saddil Ramdani. Tidak hanya dua gol yang diciptakan bersama Timnas Indonesia U-19 di Kualifikasi Piala Asia U-19 2018, Saddil Ramdani juga pernah mencetak gol dengan jarak yang sangat jauh dan tembakan yang sangat keras ketika membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017.

 

Gol Pertama Egy Maulana Vikri

Setelah Timnas Indonesia U-19 unggul 2-0 berkat gol Saddil Ramdani pada menit ke-51 dan Hanis Saghara Putra pada menit ke-60, lebih dari 20 menit upaya Tim Garuda Nusantara tak bisa menembus gawang Timor Leste yang dikawal Fernando da Costa. Timor Leste seakan kembali mampu menutup rapat pertahanan mereka setelah Hanis Saghara membawa Tim Garuda Nusantara unggul dua gol.

Namun, pertahanan Timor Leste seakan kembali hancur setelah Egy Maulana Vikri mencetak gol pertamanya dalam pertandingan ini. Egy yang mendapatkan umpan terobosan dari Feby Eka Putra dan berlari di antara dua pemain Timor Leste. Begitu mendapatkan bola, Egy tak lagi melakukan kontrol terlalu lama, melainkan melepaskan tembakan yang tak sempat dihalau oleh Fernando da Costa.

Gol yang membawa Timnas Indonesia U-19 itu unggul 3-0 seakan membuat Timor Leste semakin meratap dan kehilangan semangat juang dalam bertanding. Egy pun akhirnya mulai mendapatkan gol demi gol di akhir pertandingan.

Tembakan Egy Maulana Vikri dari situasi set-piece pada menit ke-88 menjadi gol keempat Timnas Indonesia U-19. Sebuah gol yang sangat baik diciptakan oleh pemain asal Medan itu.

Mengambil eksekusi tepat di depan kotak penalti Timor Leste, Egy melepaskan tembakan yang membuat bola meluncur di atas permukaan lapangan ke sudut kanan gawang Timor Leste. Fernando da Costa pun tak menyangka Egy melepaskan tembakan seperti itu.

Akhirnya Egy pun menciptakan hattrick pada masa injury time memanfaatkan situasi serangan balik yang dibuat oleh Rifad Marasabessy. Umpan silang mendatar yang dilepaskan oleh bek kanan Timnas U-19 itu dimaksimalkan oleh Egy dengan sontekan mudah karena kiper Timor Leste sudah jatuh di depan gawang saat berusaha mengantisipasi umpan yang dilepaskan oleh Rifad.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo Pradigdo, Ario YosiaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan