Putri Aulia, Ratu Lintasan Sprint T13 ASEAN Para Games

Putri Aulia meraih tiga emas dalam cabang atletik T13 putri pada ajang ASEA Para Games 2017.

Diterbitkan 22 September 2017, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Hasilnya, ketika bertanding di Peparnas Jawa Barat, Aulia langsung mendapatkan empat medali emas sekaligus. Prestasi tinggi itu membuat dia dilirik Komite Paralimpiade Nasional (NPC) dan akhirnya Aulia bisa bertanding di ASEAN Para Games ke-9 di Malaysia.

Tiga medali emasnya di tingkat Asia Tenggara pun mengharumkan nama bangsa. "Rasanya luar biasa bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya, melihat Bendera Merah Putih di posisi tertinggi di antara bendera negara lain di negeri orang. Itu semua susah diungkapkan dengan kata-kata," ucap Aulia.

Kategori T13 dipentas ASEAN Para Games merupakan kompetisi untuk para atlet berpenglihatan terbatas ("low vision") dengan jarak maksimal enam meter. Sedangkan Aulia hanya mampu melihat objek dengan jarak maksimal sekitar satu meter. "Ini memang dari lahir, keturunan," aku Aulia.

Sejak Lahir

Aulia juga berkisah jika kondisi yang sama pun dialami ibu dan adik laki-lakinya. Dokter sudah memvonis bahwa penglihatannya tidak bisa dipulihkan baik dengan kacamata maupun operasi. Meski demikian, dengan rasa keoptimisan di tengah keterbatasan, Aulia mampu menembus batas dengan menjadi sang juara.

"Dokter pernah bilang sudah kena saraf, jadi susah. Sudah kena mata malas (ambliopia) juga," tutur Putri, yang menyebut dirinya baru memeriksakan mata saat sekolah dasar dan langsung diberikan kacamata minus dua.

Namun, kekurangan itu tidak dijadikannya penghalang meraih kesuksesan. Dengan dukungan dari keluarga, Aulia mampu menyelesaikan pendidikannya hingga meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Universitas Negeri Medan pada Mei 2017 lalu, sekaligus Ratu Lintasan atlet difabel di Asia Tenggara untuk kategori T13.

"Penting bagi kita untuk menerima semua keterbatasan pada diri. Saya sendiri belum berhenti sampai di sini. Target saya bisa ikut di Asian Para Games 2018 di Indonesia dan semoga bisa menembus Paralimpiade Tokyo tahun 2020," target selanjutnya perempuan yang tinggal di Kelurahan Sei Rotan, Percut Sei Tuan, Deli Serdang itu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan