HEADLINE: Berikutnya, Timnas Indonesia U-19 Gilas Vietnam?

Kemenangan atas Myanmar dan Filipina membuat timnas Indonesia U-19 makin percaya diri.

Diterbitkan 09 September 2017, 00:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-19 tengah berada dalam euforia tinggi. Sayap “Garuda Nusantara” terus mengepak, membumbung usai menghantam Filipina tanpa ampun 9-0 di laga kedua Grup B Piala AFF U-18 2017 di Myanmar, Kamis kemarin.

Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan makin percaya diri mengejar mimpi juara. Bukan tak mungkin, Vietnam akan jadi korban mereka selanjutnya saat kedua tim bertemu di laga ketiga Grup B, Senin, 11 September 2017.

Namun begitu, pelatih Indra Sjafri bersikap menahan diri untuk tak sumringah berlebihan. "Apresiasi serta terima kasih kepada pemain yang sudah berjuang di laga ini," ujar Indra, kalem, di ruang media Stadion Thuwunna, Yangon, selepas laga.

>

Sejak awal, pelatih berdarah Minang ini sudah menduga tim asuhannya bakal mampu menghabisi Filipina.

Indra, yang sukses membawa Indonesia juara Piala AFF U-18 2013, tahu betul bahwa kualitas Filipina yang diasuh Jose Maria Anoche itu masih berada di bawah pasukannya. Maka itu, dia mengaku sempat menekan timnas Indonesia U-19 agar bisa mencetak lebih banyak gol.

"Itu saya lakukan karena saya dengar Vietnam menang 8-1 atas Brunei Darussalam," Indra bercerita saat jumpa pers. Vietnam dan Brunei adalah dua rival Indonesia lainnya di Grup B selain tuan rumah Myanmar dan Filipina.

Sebelumnya, Myanmar sudah terlebih dahulu ditekuk Indonesia 2-1 di laga pertama, 5 September lalu. Ketika itu, dua gol Timnas Indonesia U-19 diborong Egy Maulana Vikri.

Kini "Garuda Nusantara" tegak bertengger di puncak klasemen Grup B Piala AFF U-18 2017. Dari dua pertandingan, Timnas mengoleksi nilai sempurna enam dengan selisih gol 11-1.

Namun, jika mau jujur, banjir gol 9-0 ke gawang Filipina itu sepertinya masih terasa "kurang". Sebab, di lapangan, ada begitu banyak peluang emas yang gagal dimanfaatkan menjadi gol karena pemain timnas Indonesia U-19 tidak tenang mengeksekusi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tendangan penalti Asnawi Mangkualam, misalnya, masih bisa diblok kiper Filipina, Quincy Kammeraad. Begitu juga dengan peluang emas yang didapat Rachmat Irianto di babak kedua. Meski sudah berhadapan dengan Kammeraad, sepakan putra mantan bintang timnas, Sugiyantoro, itu masih membentur tiang gawang. Indra pun menjanjikan evaluasi. "Kami akan benahi ini agar di laga selanjutnya bisa lebih baik lagi," tuturnya.

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Marco Tampubolon, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan