Pacquiao Digerus Usia? Ini 3 Petinju Tertua yang Jadi Juara Dunia

Manny Pacquiao dianggap sudah terlalu tua untuk tampil di dunia tinju profesional.

Diterbitkan 03 Juli 2017, 20:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Setelah pensiun selama 10 tahun, Foreman memutuskan kembali naik ring pada tahun 1987. Empat tahun berikutnya dia menantang Evander Holyfield dalam perebutan gelar, tapi dinyatakan kalah angka mutlak.

Dia kembali mendapat kesempatan merebut gelar juara dunia tinju kelas berat versi WBA dan IBF melawan Michael Moorer pada 5 November 1994. Saat itu, Foreman sudah hampir berusia 46 tahun sedangkan lawannya yang 20 tahun lebih muda. Namun Foreman tidak menyia-nyiakannya dan berhasil menang KO pada pertandingan ini.

1. Bernard Hopkins (49 tahun dan 9 hari)

Lahir 15 Januari 1964, pria asal Amerika Serikat ini merupakan petinju paling sukses selama tiga dekade lalu. Sepanjang karier, Hopkins berkali-kali merebut juara dunia. 

Sepanjang tahun 1994 hingga 2005, Hopkins mampu mempertahankan gelar juara dunia kelas menengah hingga 20 kali. Dia juga menjadi petinju pertama yang meraih gelar juara dunia pada empat badan tinju, yakni dunia WBA, WBO, WBC, dan IBF. Berkat prestasi-prestasi ini, Hopkins masuk daftar 10 petinju terbaik dalam 50 tahun terakhir.

Pada tahun 2011, Hopkins sudah mencatatkan namanya sebagai petinju tertua yang menjadi juara dunia. Dia merebut kelas berat ringan versi  WBO dan IBO dengan mengalahkan Jean Pascal. Saat itu, usianya sudah mencapai 46 tahun. Dia kembali memecahkan rekor usai menjuarai gelar IBF dengan mengalahkan Tavoris, 2013.

Terakhir kali Hopkins merebut gelar juara dunia pada usia 49 tahun 94 hari. Dia mengalahkan Beibut Shumenov dan berhak atas sabuk WBA (Super), 19 April 2014.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan