5 Cerita Paling Menyenangkan di Dunia Sepak Bola

Dari cerita Leicester hingga kisah masa kecil Messi kekurangan hormon.

Diterbitkan 07 Maret 2017, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Madrid - Sepak bola tak melulu soal permainan antara 11 melawan 11 untuk mencetak gol dan merebut kemenangan. Permainan si kulit bundar juga banyak melahirkan kisah menarik untuk disimak.

Pencinta sepak bola dunia kerap menyaksikan berbagai intrik, emosi, hingga kontroversi di atas lapangan hijau. Berbagai momen kemenangan, kekecewaan, kebahagiaan, hingga kemarahan menghiasi para pelaku sepak bola dunia.

Tidak sedikit yang melalui kisah pahit, tapi banyak pula yang mengalami cerita indah. Masih ingat kala mantan kiper Bayern Muenchen, Olivier Kahn, menunjukkan sikap fairplay dalam perayaan juara Liga Champions pada 2001 lalu?

Dia memilih menghampiri dan menyemangati kiper Valencia, Santiago Canizares, yang sedang berlutut sambil menangis usai pertandingan. Pemandangan itu membuat para pencinta sepak bola dunia kala itu tersentuh.

Itu hanya sedikit cerita saja. Masih ada lima cerita lainnya yang tercipta. Apa saja itu? berikut kami sajikan dikutip dari Sportsxm:

Leicester City juara Liga Premier

1. Leicester City juara Liga Premier

Musim lalu jadi momen gila untuk Premier League. Tanpa diduga, tim bernama Leicester City, yang banyak sibuk berjuang menghindari degradasi, sukses memenangi gelar liga.

Padahal, tiap musimnya Leicester kesulitan menembus papan tengah. The Foxes juga baru promosi ke Premier League pada awal musim 2014-2015.

Cerita indah mereka sekarang jadi legenda sepak bola Inggris. Meski Claudio Ranieri tak lagi bersama Leicester City, mereka tetap mengukir sejarah. Manajer asal Italia itu sangat berjasa dalam gelar pertama dalam sejarah klub.

Bocah Kekurangan Hormon Bernama Messi

2. Bocah Kekurangan Hormon Bernama Messi

Seorang anak yang berasal dari Kota Rosario, Argentina, seakan dilahirkan untuk sepak bola. Ya dia adalah Lionel Messi, seorang bocah yang divonis punya kekurangan hormon pertumbuhan.

Akan tetapi, kekurangan itu malah menjadi suatu kelebihan baginya. Ada sebuah momen kala Direktur Olahraga Barcelona kala itu, Carles Rexach menemukan bakat hebat La Pulga--julukannya.

Rexach kemudian merayu Messi untuk menjalani kehidupan di Spanyol. Keputusan itu nyatanya penting, karena dia kini tumbuh jadi salah satu megabintang sepak bola dunia yang memiliki lima Ballon d'Or.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3. Liverpool Juara Liga Champions 2005Pada 25 Mei 2005 adalah hari di mana cerita besar tercipta. Liverpool dan AC Milan melukiskan para pencinta sepak bola dunia dengan indah.Laga final yang digelar di Stadion Ataturk, Istanbul, itu menjadi permainan dengan comeback terbesar dalam dunia siapk bola. AC Milan, jelas favorit dan memberi pukulan telak dengan unggul 3-0 melalui Paolo Maldini, dan dua gol Hernan Crespo.Namun sebelum babak kedua berakhir, Liverpool mencetak tiga gol. Steven Gerrard, Smicer, dan Xabi Alonso jadi pahlawan dan memaksa Milan memainkan babak tambahan dan adu penalti. Hingga akhirnya Liverpool sukses menjuarai Liga Champions 2005 dengan kemenangan 3-2 di babak adu jotos ini.Mukjizat di Istanbul ini kemudian diabadikan dalam film Fifteen Minutes That Shook The World. Betapa tidak, final Liga Champions musim itu sangat dramatis dan membuktikan segalanya mungkin terjadi di lapangan sepak bola.

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan