Liputan6.com, Johannesburg: Menteri Luar Negeri Belanda Maxime Verhagen turun tangan untuk “menyelamatkan” dua wanita warganya yang ditahan atas tuduhan kampanye terselubung pada laga Denmark kontra Belanda di Stadion Soccer City, Johannesburg.
Kemarin malam, perselisihan diplomatis terjadi antara Afrika Selatan dan Belanda menyusul tindakan pihak keamanan yang memenjarakan dua perempuan warga negara Belanda yang dituduh ikut serta dalam promosi terselubung sebuah produk bir yang bukan sponsor resmi FIFA di dalam stadion.
Verhagen menuduh penyelanggara turnamen, FIFA dan pihak berwajib Afsel bertindak berlebihan dengan menangkap dan mengancam enam bulan penjara kepada keduanya atas tuduhan mengiklankan merek bir “tidak resmi” saat pertandingan antara Belanda melawan Denmark berlangsung Senin (14/6) lalu.
Kedua wanita muda tersebut, Barbara Castelein dan Minte Niewpoort, merupakan dua dari 36 wanita berpakaian seksi yang diusir ketika laga Belanda kontra Denmark berlangsung. Para perempuan seksi ini diduga dikirim oleh sebuah perusahaan bir di Belanda, Bavaria, untuk melakukan promosi terselubung untuk memperkenalkan merek dagang mereka di Piala Dunia.
Keduanya dibebaskan setelah membayar uang tebusan sebesar 10.000 rand dan menyerahkan paspor mereka. Keduanya diwajibkan untuk hadir di Pengadilan Tinggi Johannesburg pada 22 Juni nanti. Dan jika diputuskan bersalah maka keduanya diancam hukuman enam bulan penjara.
Verhagen menyebut tuntutan kriminal ini tidak masuk akal dan tidak setimpal. “Ini benar-benar keterlaluan. Dua orang perempuan diancam tuntutan penjara karena memakai pakaian berwarna oranye di stadion?” tutur Verhagen.
“Jika Afrika Selatan atau FIFA ingin menghukum perusahaan (Bavaria) karena melakukan pemasaran ilegal, maka mereka harus mengajukan proses hukum terhadap perusahaan tersebut dan bukan kepada dua warga negara biasa yang sedang berjalan-jalan dalam balutan pakaian berwarna oranye,” tambahnya lagi.(CHR/The Independent)
Kemarin malam, perselisihan diplomatis terjadi antara Afrika Selatan dan Belanda menyusul tindakan pihak keamanan yang memenjarakan dua perempuan warga negara Belanda yang dituduh ikut serta dalam promosi terselubung sebuah produk bir yang bukan sponsor resmi FIFA di dalam stadion.
Verhagen menuduh penyelanggara turnamen, FIFA dan pihak berwajib Afsel bertindak berlebihan dengan menangkap dan mengancam enam bulan penjara kepada keduanya atas tuduhan mengiklankan merek bir “tidak resmi” saat pertandingan antara Belanda melawan Denmark berlangsung Senin (14/6) lalu.
Kedua wanita muda tersebut, Barbara Castelein dan Minte Niewpoort, merupakan dua dari 36 wanita berpakaian seksi yang diusir ketika laga Belanda kontra Denmark berlangsung. Para perempuan seksi ini diduga dikirim oleh sebuah perusahaan bir di Belanda, Bavaria, untuk melakukan promosi terselubung untuk memperkenalkan merek dagang mereka di Piala Dunia.
Keduanya dibebaskan setelah membayar uang tebusan sebesar 10.000 rand dan menyerahkan paspor mereka. Keduanya diwajibkan untuk hadir di Pengadilan Tinggi Johannesburg pada 22 Juni nanti. Dan jika diputuskan bersalah maka keduanya diancam hukuman enam bulan penjara.
Verhagen menyebut tuntutan kriminal ini tidak masuk akal dan tidak setimpal. “Ini benar-benar keterlaluan. Dua orang perempuan diancam tuntutan penjara karena memakai pakaian berwarna oranye di stadion?” tutur Verhagen.
“Jika Afrika Selatan atau FIFA ingin menghukum perusahaan (Bavaria) karena melakukan pemasaran ilegal, maka mereka harus mengajukan proses hukum terhadap perusahaan tersebut dan bukan kepada dua warga negara biasa yang sedang berjalan-jalan dalam balutan pakaian berwarna oranye,” tambahnya lagi.(CHR/The Independent)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/186841/original/img_fans_belanda-203.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261796/original/098128400_1781757698-AP26168773967931.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8383833/original/057103900_1782262774-IMG-20260624-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261305/original/096719500_1781694640-000_B4XF3RA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8374721/original/069599100_1782252182-IMG-20260624-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261727/original/037682800_1781755838-063_2282102375.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8361929/original/059220800_1782237469-000_B8324TW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262482/original/047548300_1781803743-Croatia_s_Ivan_Perisic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8361794/original/064983200_1782237341-000_B8324T4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)