Menanti Kado Tahun Baru Kiatisuk Senamuang dan Riedl

Kiatisuk Senamuang dan Riedl punya nasib yang sama terkait masa depannya di timnas.

Diterbitkan 02 Januari 2017, 17:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kiatisuk sangat berharap, FAT memperpanjang kontraknya. Sebab dia ingin segera bekerja dan fokus menghadapi sisa babak penyisihan Piala Dunia 2018.

"Tentu saja saya ingin tetap jadi pelatih kepala timnas Thailand dan melanjutkan pekerjaan saya. Dalam 2-3 tahun sebelumnya, kami sudah berusaha membangun tim ini dan para pemain masih dalam fase pengembangan," kata Kiatisuk.

"Saya ingin semuanya segera diputuskan sebab kami harus mempersiapkan diri menghadapi lima sisa laga kualifikasi Piala Dunia melawan Arab Saudi (23 Maret), Jepang (28 Maret), UAE (13 Juni), Irak (31 Agustus), dan Australia (5 September)," katanya.

Sejauh ini, Thailand masih berada di dasar klasemen Grup B dengan satu poin hasil bermain imbang 2-2 lawan Australia. Selebihnya, Thailand kalah dari Arab Saudi, Jepang, Australia, UEA, dan Irak.

Nasib Riedl

Nasib yang tidak jauh berbeda juga dialami oleh pelatih Alfred Riedl. Pelatih asal Austria itu juga masih menyisakan rasa penasaran terhadap timnas Indonesia setelah kembali gagal di final Piala AFF 2016.

Sepanjang menangani timnas di Piala AFF, Riedl sudah dua kali membawa tim Merah Putih melaju ke babak final. Pertama, 2010 lalu. Saat itu, Timnas gagal mengangkat trofi setelah kalah dari Malaysia.

Kesempatan kedua diraih Riedl pada Piala AFF 2016. Menyandang status underdog sejak awal turnamen, Boaz Solossa dan kawan-kawan membuat kejutan dan berhasil menembus babak final. Namun mimpi Riedl melihat timnas Indonesia mengangkat trofi turnamen dua tahunan itu kembali sirna usai ditekuk Thailand.

Berbeda dengan Kiatisuk, kontrak Riedl ikut berakhir setelah turnamen berakhir. Sebab sejak awal, pelatih yang juga pernah menangani timnas Vietnam itu hanya diikat hingga Desember 2016.

Usai final Piala AFF 2016, Riedl mengisyaratkan ingin tetap menangani timnas Indonesia. Namun Riedl menyerahkan keputusan tersebut kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Wakil Ketua PSSI, Joko Driyono, seperti dilansir situs resmi AFF masih merahasiakan pelatih yang bakal menangani timnas ke depannya. Meski demikian, Joko menyampaikan kapan keputusan bakal diambil.

"Kami belum bisa mengumumkannya. Saya yakin ditargetkan awal Januari," kata Joko.

Di bulan yang sama, PSSI rencananya akan menggelar Kongres. Sehari sebelum rapat akbar digelar, PSSI akan mengevaluasi kinerja Riedl lewat rapat Komite Eksekutif (Exco).

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan