Indonesia Gagal Juara AFF, Boaz Ikuti Jejak 4 Kapten Timnas

Timnas Indonesia gagal menjuarai Piala AFF 2016 setelah kalah agregat 2-3 dari Thailand.

Diterbitkan 18 Desember 2016, 07:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bangkok - Harapan masyarakat untuk melihat Timnas Indonesia mengangkat gelar juara Piala AFF 2016 tak terwujud. Boaz Solossa pun gagal melewati catatan empat kapten Timnas Indonesia yang lebih dulu membawa Indonesia sebagai runner up turnamen antarnegara Asia Tenggara itu.

Untuk kali kelima Timnas Indonesia harus mengakhiri penampilan di Piala AFF hanya sebagai runner-up. Kesempatan terkini yang gagal dimaksimalkan Timnas Indonesia adalah Piala AFF 2016. Kekalahan 0-2 pada leg kedua final di Rajamangala Stadium, Sabtu (17/12/2016), membuat Timnas Indonesia kalah agregat 2-3 dari Thailand.

Hasil tersebut juga membuat harapan Boaz untuk menjadi kapten pertama yang membawa Timnas Indonesia meraih gelar Piala AFF pun kandas. Ia justru mengikuti kesialan yang menimpa para pendahulunya.

Dirangkum Liputan6.com, inilah empat kapten Timnas Indonesia yang gagal mempersembahkan gelar juara meski melaju hingga final:


1. Bambang Pamungkas (2010)

Bambang Pamungkas memang tak berstatus pemain utama Timnas Indonesia di Piala AFF 2010. Namun, ia yang tetap dipercaya Alfred Riedl untuk mengemban tugas sebagai kapten Timnas Indonesia.

Faktanya, pemain yang akrab disapa Bepe tersebut selalu tampil di Piala AFF 2010 sebagai pemain pengganti. Meski begitu, ia tetap bisa menjadi pemain kunci saat Timnas Indonesia menang 2-1 atas Thailand.

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol yang dilesakkan Bambang Pamungkas (tengah) saat bertemu Thailand dalam partai penutup Grup A Piala AFF 2010 di Jakarta, 7 Desember 2010. AFP PHOTO/Bay ISMOYO

Timnas Indonesia sendiri melaju ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyandang status sebagai juara Grup A yang dihuni Thailand, Malaysia, dan Laos. Di semifinal, Timnas Indonesia dipertemukan Filipina. Hadangan Filipina dilewati Timnas Indonesia setelah menang dengan agregat 2-0.

Sayang, perjuangan Timnas Indonesia berujung antiklimaks. Bertemu Malaysia pada leg pertama final, Timnas Indonesia dipecundangi tiga gol tanpa balas. Meski menang 2-1 pada leg kedua, Timnas Indonesia tetap dipastikan gagal juara.

2. Ponaryo Astaman (2004)

Timnas Indonesia di Piala AFF 2004 dihuni banyak pemain muda. Alhasil, pelatih Peter White pun mempercayakan ban kapten Timnas Indonesia kepada Ponaryo. Saat itu Ponaryo tengah dalam performa terbaiknya bersama PSM Makassar.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Vietnam, Laos, dan Kamboja. Dari empat laga, satu-satunya hasil negatif yang didapat tim Merah Putih hanya saat ditahan Singapura 0-0. Selain itu, Timnas Indonesia mampu menaklukkan Laos 6-0, Vietnam 3-0, dan Kamboja 8-0.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di semifinal, Timnas Indonesia dipertemukan Malaysia. Sempat kalah 1-2 pada leg pertama, Timnas Indonesia membalasnya dengan kemenangan 4-1 di kandang Malaysia. Sayang, Timnas Indonesia harus bertekuk lutut ketika bertemu Singapura di final.Mereka kalah 1-3 pada leg pertama dan takluk 1-2 pada leg kedua. Meski gagal mempersembahkan gelar juara, Ponaryo tetap dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia hingga 2008.

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan