5 Kartu Merah Paling Kontroversial di Sepak Bola

Berikut 5 kartu merah yang paling bersejarah di sepak bola.

Diterbitkan 08 November 2016, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kartu Merah Sergio Ramos

3. Kartu merah Sergio Ramos di El Clasico

Atmosfer panas El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona selalu memancing emosi para pemain. Salah satu momen terpanas El Clasico terjadi di musim 2010/11.

Bek Madrid, Sergio Ramos terpaksa diganjar kartu merah setelah dengan sengaja menendang Lionel Messi. Tak cukup sampai di situ, Ramos juga terlibat insiden dengan Carles Puyol, Gerard Pique dan Xavi Hernandez.

El Clasico itu sendiri adalah yang pertama buat Pelatih Madrid kala itu, Jose Mourinho. Dan Mourinho pun langsung kalah telak 0-5 dari Barcelona.

Di sisi lain, Ramos memang tercatat sebagai pemain yang cukup sering menerima kartu merah di El Clasico. Total, ia sudah mendapat empat kartu merah di partai El Clasico.

Kartu Merah Dyer dan Bowyer

4. Kartu merah Kieron Dyer dan Lee Bowyer

Kartu merah bagi keduanya tercipta lewat proses yang konyol. Ya, Bowyer dan Dyer yang sama-sama membela Newcastle United terlibat perkelahian di tengah pertandingan.

Perkelahian keduanya terjadi ketika Newcastle sedang melawan Aston Villa di Liga Inggris musim 2005/06. Perkelahian itu disebabkan Dyer yang ogah mengoper bola pada Bowyer.

Dyer mengejek Bowyer yang dianggapnya bukan pemain berkualitas. Kedua pemain itupun langsung diganjar kartu merah oleh wasit.

Uniknya, Dyer tak menyadari kalau berkelahi dengan rekan setim bisa membuahkan kartu merah. "Saya tidak tahu Anda bisa diganjar kartu merah oleh wasit karena berkelahi dengan rekan setim. Jadi ketika saya diberi kartu merah, saya katakan, Apa-apaan ini," kata Dyer seperti dilansir Chroniclelive.

Kartu Merah Eric Cantona

5. Kartu merah Eric Cantona di musim 1995

Semasa masih bermain di Manchester Untied (MU), Eric Cantona dikenal sebagai pemain yang emosional. Hal ini kerap dimanfaatkan lawan untuk menyulut emosi Cantona. Tujuannya jelas agar Cantona diganjar kartu merah wasit.

Hal tersebut terbukti ampuh ketika MU melawat ke Selhust Park, markas Crystal Palace di musim 1994/95. Cantona diganjar kartu merah wasit setelah menendang bek Palace, Richard Shaw.

Shaw dalam pertandingan itu memang ditugaskan mengawal Cantona dan kerap melancarkan tekel-tekel keras. Kesal dengan itu, Cantona pun menendangnya.

Kontroversi kemudian terjadi ketika fans Palace menyoraki Cantona yang hendak menuju lorong pemain. Di sinilah, insiden tendangan kung-fu ala Cantona terjadi. Cantona yang kesal melayangkan tendangan kung fu ke salah satu fan Palace, Matthew Simmons di tribun depan.

Cantona lalu dihukum larangan bermain di tiga pertandingan oleh Federasi Sepak bola Inggris (FA).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Luthfie Febrianto, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan