Atlet-Atlet Indonesia yang Masih Berjuang di Olimpiade 2016

Para pemain Indonesia yang tampil pada hari pertama cabang bulu tangkis Olimpiade Rio masih belum terkalahkan.

Diterbitkan 12 Agustus 2016, 10:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Panahan

Pemanah Riau Ega Agatha membuat kejutan dengan lolos ke babak 16 besar setelah mengalahkan unggulan pertama, pemanah ranking satu dunia, juara dunia, sekaligus pemegang rekor dunia asal Korea Selatan, Kim Woo-jin. Dia selanjutnya akan menantang jagoan Italia, Mauro Nespoli, Jumat (12/8/2016).

Seperti yang diketahui, Nespoli, lawan Riau nanti, adalah pemanah yang mendepak Hanif di 32 besar. "Minta doanya semoga saya bisa berlanjut, dan mempersembahkan medali untuk Indonesia *Ega #INA #IndonesiaBisaEmas #Archery #Rio2016."

Pada Olimpiade 2016 ini, Riau tampil sebagai debutan di dua nomor yang dia ikuti, yakni nomor beregu serta perorangan putra.

Bulu Tangkis

Para pemain Indonesia yang tampil pada hari pertama cabang bulu tangkis Olimpiade Rio masih belum terkalahkan pada pertandingan babak penyisihan grup. Ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto, pasangan Ahmad Tontowi/Lilyana Natsir, Hendra Setiawan/Moh Ahsan, dan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda tidak menemui kesulitan dalam mengatasi lawan-lawan mereka.

Ganda putra Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan, yang diunggulkan di tempat kedua, selanjutnya akan bertemu pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa. Pada pertandingan terakhir babak penyisihan mekera akan melawan Chai Biao/Hong Wei asal Tiongkok.

Sedangkan, ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bakal menghadapi pasangan Bodin Isara/Savitree Amitrapai asal Thailand, dan puncaknya adalah melawan ganda Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Sementara itu, pemain tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto yang berada pada Grup J akan tampil Jumat pagi ini melawan pemain AS Howard Shu. Tommy, peringkat sembilan dunia, diperkirakan tidak akan mengalami kesulitan menghadapi pemain AS berperingkat jauh di bawahnya itu.

Atletik

Perolehan medali juga diharapkan datang dari cabang atletik. Di Olimpiade Rio, atletik mengirim dua perwakilannya, yaitu Maria Natalia Londa dan Sudirman Hadi.

Atlet lompat jauh, Maria Londa, baru akan bertanding pada 17 Agustus mendatang. Sedangkan, Sudirman Hadi, yang akan tampil di nomor jarak pendek 100 meter, memulai perlombaan Sabtu, 13 Agustus 2016 mendatang.   

Sebelum tampil di gelanggang atletik, Maria mendapat kepercayaan membawa bendera Merah Putih rombongan kontingen Indonesia dalam acara pembukaan Olimpiade 2016. Dia juga bakal tercatat dalam sejarah sebagai wanita pertama pembawa bendera Indonesia di pembukaan Olimpiade.

Saat ditanya perihal target medali yang diusung, Maria justru tak berani memberikan garansi mendapat medali. Dia hanya ingin fokus menghadapi pertandingan dan memasrahkan hasil kepada Tuhan.

Satu lagi wakil atletik Indonesia di Olimpiade nanti adalah Sudirman Hadi. Dia akan tampil di nomor jarak pendek 100 meter lewat fasilitas wild card. Atlet 20 tahun ini lolos dengan status sebagai pemenang lari 100 meter Kejuaraan Atletik Nasional tahun 2015.

Sudirman harus berjuang ekstra keras di Olimpiade nanti. Sebab, catatan terbaiknya  baru dalam kisaran 10,20 detik. Padahal, sprinter kelas dunia mampu berlari kencang di bawah 10 detik.

Balap Sepeda BMX

Atlet BMX Indonesia Toni Syarifudin akan mengikuti babak penyisihan pada 17 Agustus waktu setempat, atau 18 Agustus dinihari WIB. Pertandingan BMX akan digelar di Olympic BMX Center, Deodoro Cluster, Rio de Janeiro.

Toni menorehkan sejarah. Ia menjadi pembalap sepeda nomor BMX Indonesia pertama yang bisa lolos ke Olimpiade. Kepastian Toni lolos didapat setelah Indonesia menggantikan posisi Brasil yang menggunakan alokasi kuota tuan rumah.

Saat ini, Toni menempati peringkat 63 dunia. Pria berusia 25 tahun itu merupakan pembalap sepeda pertama asal Indonesia yang lolos ke Olimpiade. Nomor balap BMX sendiri mulai dilombakan pada ajang multi kegiatan tertua di dunia itu sejak Olimpiade Beijing 2008.



Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Windi Wicaksono, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan