Duel Antarlini Madura United Vs PBFC

Madura United baru saja menelan kekalahan 0-5 dari SFC, sedangkan PBFC sukses memetik poin penuh di pekan ke-3 kontra Persiba Balikpapan.

Diterbitkan 20 Mei 2016, 15:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bek Vs Bek

Fabiano Beltrame vs Jad Noureddine

Fabiano Rosa Beltrame adalah salah satu bek terbaik yang ada di Indonesia. Postur tubuh tinggi pemain asal Brasil ini membuatnya selalu bisa memenangi duel di udara.

Namun, tubuh tinggi menjulangnya tidak membuatnya bergerak lambat saat bermain. Mantan pemain Arema Cronus ini memiliki kecepatan dan tekel yang sempurna.

Fabiano juga memiliki kemampuan mengeksekusi bola mati dengan baik. Jadi jangan kaget melihat pemain berposisi bek tengah mengambil tendangan bebas atau bahkan penalti saat bertanding.

Di sisi lawan, PBFC juga memiliki bek tangguh asal Lebanon bernama Jad Noureddine. Jad adalah tipe bek tengah yang memiliki ketenangan dalam menghadapi ancaman lawan.

Meski begitu, Jad juga bisa sangat garang dalam menghentikan serangan lawan. Hal inilah yang membuatnya sering mendapatkan kartu kuning saat bermain. Tak hanya itu, bek asal Lebanon ini juga dibekali dengan kemampuan visi yang baik untuk mengawali serangan PBFC dari bawah.

Gelandang Vs Gelandang

Slamet Nurcahyono vs Ponaryo Astaman

Slamet Nurcahyono adalah senjata utama Madura United dalam menyerang dari lini tengah. Pemain mungil yang satu ini memiliki kecepatan dan juga kemampuan untuk menusuk pertahanan lawan.

Tak hanya itu, Slamet juga dibekali dengan visi yang bagus dalam mengirimkan umpan. Sayang, dia sering terlalu banyak memegang bola yang membuatnya kehilangan bola karena sudah ditutup pemain lawan.

Beralih ke PBFC, gelandang senior, Ponaryo Astaman diusia yang tak lagi muda masih menjadi sentral permainan Pesut Etam. Hal tersebut tak terlepas dari kemampuan Ponaryo menyusun dan mendikte tempo permainan dengan baik.

Ponaryo adalah tipe gelandang yang bertugas ganda menjaga kedalaman pertahanan serta pengatur awal serangan. Oleh sebab itu, Ponaryo lebih sering terlihat konstan bermain di lingkar tengah lapangan ketimbang tipe gelandang lain.

Gaya ini sangat berbeda dengan Slamet Nurcahyono yang senang mengejar bola hingga hampir keseluruh sisi lapangan.

Striker Vs Striker

Pablo Aracil vs Pedro Javier

Penyerang asal Spanyol, Pablo Aracil sejauh ini memiliki performa yang cukup baik bersama Madura United. Pemain jebolan akademi Valencia ini sudah mencetak satu gol saat MU menekuk PS TNI dengan skor akhir 2-1 di Stadion Siliwangi, Bandung.

Memiliki postur tubuh yang kekar, Pablo sangat sulit untuk dihentikan atau dijatuhkan lawan. Sayang dalam beberapa laga terkhir, Pablo belum mampu kembali menunjukkan kemampuannya mencetak gol.

Di sisi lawan, PBFC memiliki penyerang bernama Pedro Javier yang sempat menjadi andalan di Persija Jakarta pada tahun 2011. Saat itu dia mencetak 16 gol dari 27 laga bersama Macan Kemayoran.

Namun, belakangan Pedro tampak kesulitan untuk menemukan kembali ketajamannya. Bersama PBFC, Pedro juga belum menyumbangkan satu gol pun.

Mantan penyerang Surabaya United ini memiliki postur tubuh yang kukuh dan tinggi 183cm. Sangat idel bagi tipe striker yang akan sering beradu kontak fisik dengan bek tengah lawan yang biasanya juga memiliki fisik serupa. (Penulis: Yosef Deny Pamungkas)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan