Foto-foto Aksi Keprihatinan Jakmania atas Kematian Fahreza

Pendukung Persija menggelar aksi keprihatinan atas wafatnya Muhammad Fahreza.

Diterbitkan 17 Mei 2016, 13:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Duka tengah menyelimuti fans Persija Jakarta atau The Jakmania. Salah satu anggota suporter yang identik dengan warna oranye itu, Muhammad Fahreza, wafat saat hendak menyaksikan tim kesayangannya bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (13/5/2016).

Saat itu Macan Kemayoran bertanding melawan Persela Lamongan. Namun belum sempat melihat Macan Kemayoran, Fahreza justru terjebak di tengah-tengah keributan dengan pihak keamanan. Bentrok bermula saat sejumlah penonton yang tidak memiliki tiket memaksa masuk di babak kedua.

 

Baca Juga

ul class="baca-juga__list">
  • Aksi 1000 Lilin Jakmania Antarkan Kepergian Fahreza
  • Polisi Gali Penuturan Jakmania Fahreza Sebelum Tewas
  • Polisi Janji Usut Kematian Jakmania yang Diduga Dianiaya Aparat
  •  

    Insiden berlangsung di pintu 7 SUGBK. Fahreza terluka parah. Dia lalu dilarikan ke rumah sakit. Sayang, nyawanya tidak tertolong dan dia mengembuskan nafas terakhir, Minggu (15/5/2016).

    Suporter Persija duduk berdoa saat aksi di kawasan Stadion GBK Jakarta, Senin (16/5/2016). Aksi ini untuk mengenang wafatnya Fahreza saat akan menyaksikan laga Persija melawan Persela, Jumat pekan lalu. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

    Kemarin, ribuan Jakmania menggelar aksi keprihatinan di dekat lokasi kejadian. Sembari membawa spanduk mereka mengutuk keras insiden yang merenggut nyawa sahabatnya. Jakmania juga meminta agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kematian Fahreza.

    Sebagai bentuk rasa duka yang mendalam, Jakmania lalu menyalakan ribuan lilin di lokasi kejadian. Aksi keprihatinan Jakmania tergambar dalam bingkai foto bisa dilihat pada tautan ini.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Lanjut Baca:

    Barcelona Amankan Wonderkid Klub Belgia, Karim Adeyemi Segera Diresmikan

    Marco Tampubolon, Fadjriah Nurdiarsih, Edu KrisnadefaTim Redaksi
    Share
    Copy Link
    Batalkan