Alain Prost
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/932964/original/017916800_1437488268-5_AP_626923573807.jpg)
3. Alain Prost, 4 Juara Dunia, 51 Kemenangan
Nama Alain Prost kerap berada di bawah bayang-bayang Ayrton Senna dan Michael Schumacher. Padahal, kiprah pembalap asal Prancis itu tidak bisa dipandang sebelah mata.
Saat era V6 Turbo, musim 1985 dan 1986, Prost adalah rajanya. Dia tampil dua kali jadi juara dunia dan tiga kali jadi runner-up bersama McLaren. Pada musim 1989, dengan tim yang sama Prost kembali jadi juara dunia.
Prost sempat cuti pada musim 1992. Namun, pada musim 1993, dia kembali turun ke sirkuit bersama Williams dan menjadi juara dunia. Sepanjang 13 musim kariernya, total Prost memenangkan 51 seri F1.
Selain bersama McLaren dan Williams, Prost juga sempat bergabung dengan Renault dan Scuderia Ferrari. Prost juga pernah tampil di ajang balap Champ Car World Series atau yang dulunya dikenal dengan nama Championship Auto Racing Teams (CART).
Juan Manuel Fangio
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1147733/original/028497800_1455907689-000_APP2002080645990.jpg)
2. Juan Manuel Fangio, 5 Juara Dunia 24 kemenangan
Juan Manuel Fangio boleh dibilang sebagai salah pembalap F1 terbaik. Dia memang hanya memenangkan 24 seri F1. Namun, pembalap asal Argentina sukses lima kali jadi juara dunia, musim 1951, 1954, 1955, 1956, dan 1957.
Rekor juara Fangio ini bertahan selama 45 tahun, sebelum akhirnya dipatahkan Michael Schumacher pada tahun 2006. Tak heran, Schumacher sangat menghormati pembalap yang dijuluki El Maestro itu.
Selama kariernya, Fangio hanya membela satu tim, Chevrolet. Dia meninggal pada di usia 88 tahun. Hingga kini, sosok Fangio sangat dihormati karena di masanya teknologi mesin dan perangkat lainnya masih sangat sederhana dan manual.
Fangio punya cerita menarik dalam kariernya. Pada tahun 1957, saat race di Kuba, dia sempat diculik. Untungnya, sang penculik akhirnya melepas dia dan mereka kemudian berteman.
Michael Schumacher
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/692370/original/000_Par7908812.jpg)
1. Michael Schumacher, 7 Juara Dunia, 91 Kemenangan
Michael Schumacher tak pelak merupakan pembalap F1 terbaik sepanjang masa. Saat ini, dia masih tercatat sebagai pemegang rekor juara dunia terbanyak, 7 kali, yakni musim 1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003, dan 2004.
Sepanjang 19 musim kariernya, Schumacher juga mencatat jumlah kemenangan fantastis di seri F1, 91 kali! Pada periode 1991-2006, Schumacher membela tim Jordan, Benetton, dan Ferrari. Setelah itu, pada periode 2010-2012, di membela Mercedes GP.
Schumacher menjalani debutnya di Formula 1 bersama Jordan, Agustus 1991 di GP Belgia.Namun, pada tahun yang sama dia pindah ke Benetton dan jadi juara dunia pada 1994 dan 1995.
Karier Schumacher semakin gemilang saat bergabung dengan Scuderia Ferrari pada tahun 1996. Bersama tim asal Italia ini, Schumacher tampil jadi juara dunia lima musim berturut-turut: 2000, 2001, 2002, 2003, dan 2004.
Malangnya, Schumacher mengalami kecelakaan serius saat bermain ski di pegunungan Alpen, Desember 2013, atau setahun setelah pensiun. Hingga saat ini, kondisi pembalap kelahiran Huerth, Jerman, 3 Januari 1969 itu masih kritis.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1147732/original/074133200_1455907572-000_DV98513.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298542/original/091925900_1469519268-rio-haryanto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)