5 Pemain Terburuk Barcelona Sepanjang Masa

Rochemback tak mampu menahan beban, Chyrgynskiy terlalu mahal.

Diterbitkan 15 Februari 2016, 09:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Barcelona - Barcelona selalu dikenal sebagai klub yang dipenuhi pemain bintang. Mereka terbiasa menciptakan bintang lewat akademi La Masia atau memboyong pemain-pemain yang sudah jadi dari klub lain.

Ya, selain dikenal jago dalam melahirkan pemain-pemain muda berprospek, Barcelona juga memiliki pemandu-pemandu bakat yang jeli melihat talenta pemain dari luar.

Baca Juga

  • Sejarah Sepak Bola dan Kisah Leher yang Tergorok di Roma
  • Air Mata Iringi Perpisahan Dua Pemain Arema di Kanjuruhan
  • Liverpool Bantai Villa 6 Gol Tanpa Balas

Namun, tidak semua pemain mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya bersama Barcelona. Ada beberapa faktor yang bisa membuat seorang pemain tiba-tiba seperti kehilangan sinarnya begitu mengenakan seragam Los Azulgrana.

Ini tidak hanya berlaku bagi pemain-pemain didikan Barcelona melalui akademi La Masia. Ada juga pemain-pemain yang didatangkan, bahkan dengan harga mahal, malah melempem saat diberi kesempatan unjuk gigi di Camp Nou. Alhasil, bukannya jadi bintang, mereka malah jadi cemooh para fan.

Siapa sajakah mereka? Berikut lima pemain terburuk yang pernah membela Barcelona, sepanjang masa.

Jeffren Suarez

5. Jeffren Suarez
Jeffren Suarez adalah lulusan akademi sepak bola La Masia. Nama pemain asal Venezuela ini sempat disebut-sebut bintang masa depan bagi Barcelona.

Sayangnya, saat diberi kesempatan bergabung dengan tim senior, Jeffren gagal membuktikan bakat istimewanya. Sulit baginya ternyata bersaing dengan bintang-bintang Barcelona lainnya.

Tiga musim mengenakan seragam Los Blaugrana, Jeffren hanya tampil di 34 pertandingan. Selain itu, dia juga sempat mengalami cedera yang membuatnya gagal mengeluarkan kemampuan terbaik.

Jeffren pun akhirnya dipinjamkan ke Sporting Lisbon (Portugal) dan Real Valladolid. Saat ini, pemain yang baru tiga kali membela timnas Venezuela itu merumput di Liga Belgia bersama Eupen.

Fabio Rochemback

4. Fabio Rochemback
Begitu banyak pemain muda yang bermimpi bisa bermain untuk Barcelona. Fabio Rochemback sempat mendapatkan mimpi itu jadi kenyataan.

Pada 2001, di usianya yang baru 20 tahun, Rochemback direkrut Barcelona dari klub Brasil, Club Sport Internacional. Ketika itu, dia disebut-sebut sebagai salah satu gelandang muda terbaik di Brasil.

Sayangnya, di Barcelona, Rochemback tak mampu mengeluarkan seluruh bakat terbaik yang dimilikinya. Rochemback juga dianggap gagal menghadapi tekanan bermain di klub sebesar Barcelona.

Empat musim membela Barcelona, Rochemback hanya tampil 45 kali, mencetak empat gol. Barcelona sempat meminjamkannya ke Sporting Lisbon (Portugal) dan klub kampung halamannya, Gremio. Dia juga sempat merumput di Liga Korea Selatan bersama Dalian Yifang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3. Dmytro ChygrynskiySaat Barcelona mendatangkan bek Dmytro Chygrynskiy, pada 2009, banyak orang mengernyitkan dahi. Pasalnya, selain harganya mahal, 25 juta euro, Barcelona juga punya banyak bek muda bagus dari akademi mereka, La Masia.Sosok Josep Guardiola, yang ketika itu baru diangkat sebagai pelatih, disebut sebagai orang yang berambisi mendatangkan Chygrynskiy. Guardiola berharap pemain yang didatangkan dari Dmytro Chygrynskiy.Sayangnya, pemain asal Ukraina itu gagal memenuhi ekspektasi sang pelatih. Tak sampai semusim, Chygrynskiy dijual kembali ke klub lamanya.Namun, harganya menurun drastis, karena Barcelona hanya mendapat 15 juta pound. Setelah dari Shakthar, Chyrgynskiy kini membela klub Ukraina lainnya, Dnipro Dnipropetrovsk.

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan