Piala Jenderal Sudirman: Babak Baru Sepak bola Indonesia

Turnamen ini bakal dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Kanjuruhan, Malang, besok, Selasa (10/11/2015).

Diterbitkan 09 November 2015, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Baca Juga

  • Gagal Juara, Rossi Ukir Sejarah Baru di Valencia
  • Rossi Sebut Marquez Patwal Lorenzo
  • Dituduh Bentengi Lorenzo, Marquez: Saya Menabung Serangan

Berbeda dengan Piala Presiden sebelumnya, turnamen ini akan diikuti oleh Persipura Jayapura. Pada Piala Presiden 2015, Persipura memilih absen. Padahal, Persipura memiliki nama besar di kancah Liga Indonesia. Menatap Piala Jendral Sudirman, Juara ISL 4 kali ini masih percaya pada skuat lama. 

Panaskan "Mesin" Menuju Turnamen

Menghadapi perhelatan ini, dua tim besar seperti Arema Cronus dan Persib Bandung mulai bersiap diri. Persib Bandung diperkuat hampir mayoritas pemain inti, hanya saja Zulham Zamrun diragukan tampil di perhelatan ini karena mengalami cedera ketika sedang bermain turnamen antarkampung alias tarkam bertajuk Habibie Cup di Pare-Pare, Sabtu akhir pekan lalu Namun, Zulham sudah didaftarkan Persib tampil di Piala Jendral Sudirman 2015.

Pada Piala Presiden beberapa waktu lalu, Zulham tampil menjadi bintang. Dia menyabet gelar individual sekaligus, pemain terbaik sekaligus topscorer. Pelatih Persipare-pare, Assegaf Razak masih menunggu kondisi Zulham lebih lanjut.

"Saya berharap dia tidak cedera parah. Zulham memang sempat mendapatkan perawatan tim medis tapi, dia tidak mampu melanjutkan pertandingan," ucap Assegaf.

Maung Bandung juga dipastikan tidak diperkuat beton tangguh di lini belakang, Vladimir Vujovic yang memilih menunggu ISL dibanding mengikuti turnamen tanpa kejelasan. Sempat berkembang rumor kalau Vujovic bakal menyebrang ke Negeri Jiran, Malaysia.

Namun, pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman tegas membantah spekulasi tersebut. Menurut Djadjang, bek tangguh asal Montenegro ini menambah waktu liburan."Agar lebih segar," begitu kata Djadjang ketika dikonfirmasi soal absennya Vujovic. "Dia akan kembali bila ISL dimulai," dia melanjutkan.

Sementara itu, Singo Edan dipastikan tanpa Lancine Kone. Sebagai gantinya, Arema merekrut Esteban Vizcarra. Pemain asal Argentina ini dikontrak dengan durasi pendek selama dua bulan dari Semen Padang. Atau selama perhelatan Piala Jendral Sudirman berlangsung.

Persija Jakarta juga tidak mau kalah. Persija gerak cepat mendatangkan pemain. Emmanuel Kenmogne dan Raphel Maitimo. Kenmogne sudah tidak asing dengan Persija. Pemain kelahiran Kamerun ini pernah memperkuat Persija musim 2013-14. Datang di pertengahan musim, Kenmogne langsung menjadi mesin gol baru Macan Kemayoran. Dari 14 partai yang dilakoni, pemain 35 tahun ini langsung menyarangkan 15 gol. Namun Kenmogne langsung hijrah ke Persebaya dan kemudian terbang ke Negeri Jiran.

Hanya saja, hingga H-1 perhelatan Piala Jendral Sudirman, Persija masih tanpa ikon, Bambang Pamungkas. Bambang Nurdiansyah yang direkrut untuk menggantikan Rahmad Darmawan sudah memastikan, Persija tanpa Bambang."Dia sudah minta maaf ke saya absen di turnamen ini." ucap Banur.

Persaingan Piala Panglima diprediksi bakal lebih seru. Pasalnya, semua juara ISL berkumpul. Setidaknya, empat jagoan di Liga Super, Persipura Jayapura, Arema, Persib dan Sriwijaya meramaikan turnamen ini. Bahkan, Persib menunjukkan kedigdayaan dengan mengawinkan gelar ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.

Namun yang menimbulkan tanda tanya, kapan kompetisi berjenjang kembali bergulir? Pembina Arema, Lalu Mara mengungkapkan, turnamen hanya sekadar mencari hadiah semata. Tidak ada jenjang bagi tim-tim juara.

"Ini (turnamen) euforia sesaat, jadi tak bisa disamakan dengan kompetisi. Saya lihat beberapa tim juga mempersiapkan diri dengan setengah-setengah alias tidak total. Kalau ingin benar-benar memberikan efek menyeluruh, ya pastinya lewat kompetisi," tutur Lalu Mara dilansir dari situs Wearemania. (Jon/Rco)

Berikut Jadwal Piala Jenderal Sudirman:

Babak Grup 14 November
Perempat Final 12 Desember
Semifinal 9 Januari - 17 Januari
Final 24 Januari

Distribusi hadiah penyisihan grup - Perempat Final:
Tim menang dalam waktu normal - Rp 125juta
Tim kalah dalam waktu normal - Rp 75juta
Tim menang melalui adu penalti - Rp 110juta
Tim kalah melalui adu penalti - Rp 90juta

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan