Rossi vs Marquez, Honda: Bicara Fakta, Jangan Asumsi!

"Pertama-tama, kami ingin menegaskan, kami percaya sangat penting untuk berbicara fakta dan bukan asumsi,"

Diterbitkan 03 November 2015, 20:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Valencia - Tim Repsol Honda mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden pembalapnya, Marc Marquez, dengan pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi pada ajang MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, 25 Oktober silam. Dalam pernyataannya, Honda meminta publik agar tidak berasumsi dan berbicara hanya berdasarkan fakta.

"Pertama-tama, kami ingin menegaskan kami percaya sangat penting untuk berbicara fakta dan bukan asumsi," tulis pernyataan resmi Honda seperti dikutip Crash, Selasa (3/11/2015).

Baca Juga


Menurut tim Honda, banyaknya asumsi hanya akan memperkeruh kejadian tersebut. Karenanya, tim yang menaungi Marquez dan Dani Pedrosa itu pun mengeluarkan fakta-fakta terkait insiden itu.

"Untuk kebaikan olahraga ini, kami ingin mengimbau publik untuk hanya berbicara fakta-fakta yang muncul," lanjut pernyataan tim Honda.

"Faktaya, hal yang disebutkan di bawah adalah satu-satunya fakta yang dapat kami pertimbangkan. Hal-hal lainnya hanya berdasar asumsi. Berbicara soal asumsi hanya akan meningkatkan atmosfer negatif yang saat ini terjadi, teatpi tidak akan mengubah kenyataan," tulis pernyataan itu.


Berikut fakta-fakta menurut tim Honda.

1. Marc Marquez memenangkan GP Australia, menyalip Jorge Lorenzo di lap terakhir dan karenanya mengambil lima poin dari Lorenzo dalam tabel klasemen.

2. Pada hari Kamis jelang GP Malaysia di sesi jumpa pers, Valentino Rossi menuduh Marquez menghalanginya di Philipp Island untuk membantu Jorge Lorenzo.

3. Di GP Malaysia, Rossi dengan sengaja menendang Marquez yang menyebabkan dia terjatuh. Rossi kemudian diberikan hukuman penalti yang dikonfirmasi oleh Federasi Olahraga Motor Internasional (FIM). (Lut/Bog)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jadwal MotoGP Inggris 2026 dan Link Live Streaming: Kualifikasi dan Sprint Race

Luthfie Febrianto, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan