Simak Tiga Alasan MU Pantas Tendang Van Persie

Kinerja Van Persie musim lalu sebenarnya jauh dari kata memuaskan.

Diterbitkan 06 Juli 2015, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Kesibukan Manchester United (MU) di bursa transfer musim panas ini tampaknya tidak hanya tertuju pada sosok Sergio Ramos; yang berusaha didatangkan ke Old Trafford dari Real Madrid.

Akhir pekan ini ramai berita soal masa depan Robin Van Persie yang diberitakan bakal di tendang dari skuat besutan Louis Van Gaal itu. Fenerbahce disebut-sebut tertarik mendapatkan jasa pemain asal Belanda. Agen Van Persie, Kees Vos belum berani menyimpulkan masa depan kliennya.

"Kalau RvP sudah memiliki klub baru, pasti kami akan mengumumkannya," kata Vos menjawab rumor soal RvP yang terus beritakan bergulir kencang akhir-akhir ini sebagaimana dilansir dari Soccerway.

Terlepas dari pengaruh yang diberikan RvP bagi tim selama memperkuat MU hampir tiga musim termasuk menyumbangkan 48 gol di 86 partai seluruh kompetisi, kinerja Van Persie musim lalu sebenarnya jauh dari kata memuaskan.

Badai cedera membuat Van Persie kehilangan menit bermain. Melewati pertengahan musim, Van Persie absen di 9 pertandingan dengan durasi 56 hari terhitung mulai 21 Februari sampai 18 April 2015.  Perolehan gol Van Persie merosot drastis dengan mencetak 10 gol sepanjang edisi 2014-15 lalu.

Pantaskah, MU melepas Van Persie di bursa transfer awal musim 2015-16? Setidaknya terdapat tiga alasan MU perlu memasukkan RvP dalam daftar jual. Apa saja itu, berikut ulasannya.

1

Faktor usia

Bisa dibilang, Van Persie melewati masa emas sebagai pemain. Usia bomber berjuluk The Flying Dutchman itu berusia 31 tahun.  Kalau MU tidak melepas sekarang, dari segi bisnis tentu harga Van Persie dua tahun mendatang menurun. Jelas, mempertahankan Van Persie menjadi perjudian bagi MU.

Meskipun, beberapa waktu lalu sang pemain ngotot menyebut, usia tidak mempengaruhi performa di lapangan hijau. Di usia yang telah berkepala tiga, Van Persie menjamin dia masih bisa bersaing. "Dan bermain di level tertinggi," ucap eks Feyenoord itu.

2

Grafik gol Menurun

Ya, tidak dapat dipungkiri kalau performa Van Persie ikut menurun seiring bertambahnya usia. Indikator paling mudah di lihat adalah torehan gol Van Persie dalam tiga musim terakhir. Dari data yang diambil Soccerway, grafik gol RvP mencapai puncak terjadi musim 2012-13 di mana dia mampu melesakkan 26 gol. Di tahun pertama bersama MU itu juga, Van Persie merebut gelar top-scorer.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sayang, dua musim berikutnya, naluri gol Van Persie melemah. Faktanya, musim 2013-14, RvP mengemas 12 gol. Dan musim lalu, dia hanya melesakkan 10 gol. Catatan terendah dalam lima tahun terakhir karier profesionalnya. Apakah capaian gol RvP itu sudah menjadi pertanda kalau MU harus segera membuka pintu bagi Van Persie pindah dari MU?

Halaman
Show All
Rejdo PrahanandaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan