5 Alasan Maklumi Kegagalan Van Gaal di MU

Kehebatan Louis van Gaal diuji hingga akhir musim nanti.

Diterbitkan 13 Maret 2015, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Manchester: Louis van Gaal terus digoyang media karena hasil-hasil buruk yang didapatkan "Setan Merah" belakangan ini. Teranyar yaitu tersingkirnya MU dari kancah persaingan Piala FA usai dikalahkan Arsenal 1-2 di perempat final.

Tragisnya kekalahan itu terjadi di Old Trafford, markas MU sendiri. Lebih menyakitkan lagi, gol penentu kemenangan Arsenal dilesakkan Danny Welbeck, pemain yang dibuang Van Gaal di awal musim.

Kini, media pun gencar mempertanyakan kehebatan van Gaal dalam melatih. Benarkah Van Gaal sudah gagal? Berikut Liputan6.com coba uraikan 5 alasan mengapa fans wajib maklumi kegagalan van Gaal seperti terangkum di lima halaman berikutnya:

1

1. Tipikal Manajer Telat Panas

Sepanjang kariernya sebagai manajer, van Gaal kerap tak mulus dalam membawa timnya. Di awal kepemimpinannya, klub yang diasuhnya kerap tampil tidak meyakinkan.

Di Ajax, klub pertama yang diasuhnya, Van Gaal baru memberi titel juara di tahun ketiganya melatih pada musim 1993/1994. Setelah itu, Ajax beruntun juara kembali pada 1994/1995 dan 1995/1196.

Hijrah ke Barcelona, Van Gaal juga tak melalui jalan yang mulus. Di musim pertamanya dengan Barcelona pada 1997/1998, Barcelona sempat teronggok di posisi 2 pada 14 pertandingan awal. Namun, Van Gaal berhasil membawa Barcelona juara di musim itu.

Hal yang sama terjadi saat dia memimpin AZ Alkmaar dan juga Bayern Muenchen. Tak aneh jika Van Gaal tak bidik target juara di musim pertamanya bersama MU.

2

2. Gagal Boyong Pemain Terbaik

Meski mampu memecahkan rekor transfer Liga Inggris dengan memboyong Angel Di Maria dari Real Madrid, pasukan baru MU yang diboyong Van Gaal ternyata belum bisa menggaransi penampilan yang apik.

Kegagalan utama terjadi posisi bek tengah. Usai sepeninggal dua maestro pertahanan yaitu Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, Van Gaal gagal memboyong pemain yang diincarnya seperti Mats Hummels (Borussia Dortmund) atau Ron Vlaar (Aston Villa). Dia memang mendapatkan Marcos Rojo dari Benfica. Namun satu bek tengah dirasa kurang.

3

3.Adaptasi Formasi yang Tak Mulus

Louis van Gaal adalah penganut sepak bola indah Total Football. Formasi menyerang ala Belanda ini kental dengan aroma formasi 4-3-3. Sepanjang musim ini, Van Gaal ingin menjajal formasi ini karena punya trio striker ternama seperti Wayne Rooney, Robin van Persie dan Radamel Falcao.

Faktanya, Van Gaal malah kerap bereksperimen dengan menggunakan formasi 3-5-2 dan mencampurnya dengan formasi 4-4-2. Sedangkan MU sangat identik dengan formasi yang disebut terakhir.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sejak era Alex Ferguson hingga David Moyes formasi ini seakan sulit diubah. "Goncangan" otak atik formasi ini juga berimbas kepada permainan MU yang belum stabil.

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • Louis van Gaal