Menguak Tabir Badai Cedera Terus Hantam AC Milan

Filippo Inzaghi kerap dipusingkan dengan cedera pemainnya.

Diterbitkan 26 Februari 2015, 08:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta AC Milan dikenal sebagai tim kuat di Italia, bahkan Eropa. Mereka sempat meraih sukses di banyak kompetisi, baik lokal maupun internasional.

Bila orang-orang membicarakan Serie A, tentu nama Milan akan disejajarkan dengan Juventus, Inter Milan, AS Roma, dan Lazio. Namun dalam beberapa tahun terakhir, klub yang bermarkas di San Siro ini seperti kehilangan daya magisnya.

Rossoneri terakhir meraih gelar Serie A pada 2010/2011. Total tim tersebut sudah mengemas 18 gelar Serie A sepanjang kiprahnya.

Mereka juga berhasil menjadi salah satu raja Eropa dengan raihan tujuh gelar Liga Champions. Jumlah tersebut menjadikan Milan berada di posisi kedua peraih gelar terbanyak Liga Champions di bawah Real Madrid yang sudah mendapatkan 10 gelar (La Decima).

http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/740803/original/080303200_1411385888-AC_Milan_vs_Juventus__foto_5_.jpg

Namun dalam empat tahun terakhir, performa Rossoneri kian merosot. Milan berhasil mendapatkan gelar terakhir pada 2010/2011 di era kepelatihan Massimiliano Allegri. Sesudah itu, tidak ada pelatih baru yang mampu membawa tim ini berjaya.

Kini masalah baru Milan muncul. Badai cedera menghampiri tim yang kini ditukangi Filippo Inzaghi. Sudah jelas kondisi pemain menjadi salah satu kunci sukses Rossoneri untuk menyabet prestasi.

http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/740089/original/097178100_1411244965-000_Par7982322.jpg

Kabar terakhir, Milan harus memarkir Adil Rami akibat cedera betis. Hal ini tentu menambah daftar pemain Rossoneri yang cedera setelah Mattia de Sciglio, Cristian Zapata, dan Stephan el Sharaawy harus absen.

Bahkan Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, sangat geram dengan inkonsistensi yang menghinggapi timnya. Pasalnya cedera membuat Milan harus tertatih-tatih bersaing di tangga klasemen.

Lantas apa saja penyebab badai cedera tidak mau pergi menjauhi Milan? Berikut beberapa ulasannya.

Klik selanjutnya>>

Usia pemain relatif tua

Dalam skuat AC Milan, kini masih banyak pemain yang cukup berusia senja. Nama penjaga gawang Christian Abbiati, masih masuk dalam daftar pemain, padahal ia sudah berusia 37 tahun. Selain Abbiati, masih ada Diego Lopez, dan Agazzi, yang juga berusia 33 dan 30 tahun.

Untuk barisan pemain belakang, Philipe Mexes, Alex, Christian Zaccardo, dan Danielle Bonera, sudah berusia di atas 30 tahun. Sementara bek lainnya juga sudah memasuki rentang usia 25 hingga 29 tahun.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di lini tengah, Sulley Muntari, Michael Essien, Ricardo Montolivo, dan Nigel de Jong, juga sudah berusia 30 tahun ke atas. Namun Inzaghi masih mempercayai mereka untuk tampil secara reguler. Sayang, Milan sepertinya masih santai dengan lini tengah yang keropos tergerus usia. Barisan penyerang Milan memang  masih relatih muda. Hanya satu penyerang yang sudah memasuki usia 30 tahun, Gianpaollo Pazzini. Namun peran Pazzini, sangat vital di lini depan Rossoneri. Lantas apa lagi faktor cedera Milan>>

Halaman
Show All
Antonius Hermanto, Rejdo PrahanandaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Salah satu legenda sepak bola profesional asal Italia
    Salah satu legenda sepak bola profesional asal Italia
    Filippo Inzaghi