Cerita Duo Anyar Persija: Kepo Soal "Macan Kemayoran"

Vunk dan Kabayev rela jogging tengah hari bolong agar cepat beradaptasi dengan cuaca di Jakarta.

Diterbitkan 11 Desember 2014, 18:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Saya pribadi menerima Persija karena ingin bermain di cuaca yang lebih hangat. Bermain sepak bola di cuaca dingin bisa bikin gampang cedera. Selain itu, saya dan Kabayev tentu ingin membawa Persija meraih prestasi,” ia menambahkan saat mobil yang membawa kami tiba di kantor Liputan6.com.

Otodidak Belajar Bahasa Indonesia

Seusai sesi wawancara eksklusif beres, dalam perjalanan pulang ke apartemen Kabayev dan Vunk, Liputan6.com dibuat terkejut. Di sebelah Kabayev yang asyik mendengkur karena kelelahan, Vunk tiba-tiba berbicara menggunakan bahasa Indonesia di sela-sela perbincangan.

“Perkenalkan nama saya Martin Vunk. Usia saya 30 tahun,” ucap pemain yang mengoleksi 63 caps bersama timnas Estonia seraya tersenyum.

>Soal kemampuannya bicara bahasa Indonesia, Vunk mengaku tidak belajar dari siapapun termasuk dengan sang agen, Ratna Mustika. “Saya tidak ngobrol dengan orang, cukup lewat internet saja saya belajar,” tukas pemain yang bertekad ingin secepatnya fasih menggunakan bahasa Indonesia ini.

Baca juga

EKSKLUSIF: Cerita Duo Bintang Anyar Persija Kepada Liputan6.com

5 Fakta Menarik Kabayev dan Vunk, 2 Pemain Anyar Persija

>Striker Anyar Persija: Saya Ingin Terkenal di Indonesia!

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Juprianto Alexander Sianipar, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan