Jepang vs Brasil: Uji Coba Formasi Baru

Bagi Zico, Jepang bukanlah lawan yang tidak bisa dikalahkan. Ia menginstruksikan Nakata cs tampil lebih agresif. Sementara Parreira akan menjadikan laga melawan Jepang sebagai ajang ubi coba formasi baru.

Diterbitkan 20 Juni 2006, 17:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Peluang Jepang untuk lolos ke babak 16 besar bukan tidak ada. Jepang bisa lolos jika memenangi pertandingan terakhirnya dengan selisih 3 gol, sementara Kroasia vs Australia berakhir imbang atau Kroasia menang hanya dengan selisih 1 gol. Sayangnya, lawan terakhir Jepang adalah negara adidaya sepakbola, Brasil. Untuk menang saja sulit apalagi dengan selisih gol besar.

Jepang pernah masuk babak 16 besar ketika Piala Dunia 2002 di Korea Selatan-Jepang. Jadi, meski berpeluang kecil, Jepang tetap optimistis. "Kami masih punya peluang. Jika saya tidak yakin, saya sudah berada di London," kata Hidetoshi Nakata yang bermain untuk klub Inggris, Bolton Wanderers.

Kepastian Brasil di babak 16 besar mungkin akan membuat Brasil bermain santai dan memberi kesempatan Jepang mencetak gol. Pada Piala Dunia 1998, Brasil kalah dari Norwegia karena Brasil sudah lolos ke 16 besar. Jepang sendiri belum pernah menang atas Brasil dalam 7 kali pertemuan. Jepang hanya bisa menahan imbang 2 kali, sisanya kalah. Yang menarik, Jepang berhasil menahan Brasil dalam dua pertemuan terakhir mereka. "Kami telah bertemu Brasil sebelumnya. Saya pikir mereka bukanlah lawan yang sangat menakutkan," kata Zico.

Dalam laga kali ini, Zico tidak bisa memainkan bek Tsuneyasu Miyamoto namun bisa menurunkan skuad terbaiknya. Zico akan menginstruksikan agar para penyerang dan gelandangnya bekerja lebih keras untuk menghasilkan gol. Maklum Jepang cuma menghasilkan 1 gol, melalui striker Nakamura, dalam 2 pertandingan. Jepang akan tampil lebih agresif

Gaya permainan agresif Jepang justru hal yang disukai Brasil. Melawan Australia dan Kroasia yang menerapkan pola defensif, permainan Brasil kurang berkembang sehingga hanya bisa mencetak total 3 gol. "Jika Jepang keluar menyerang, itu lebih baik bagi kami," kata Ronaldinho.

Pelatih Brasil, Carlos Alberto Parreira menyatakan akan mencoba formasi baru saat melawan Jepang. Parreira akan berkesempatan mengistirahatkan beberapa pemain kunci yang sudah terkena kartu kuning, yakni Cafu, Emerson, Ronaldo dan Robinho. Meski begitu, ia tampaknya akan tetap me
nurunkan Ronaldo dan Robinho. Kedua pemain ini tampil kurang bagus dalam dua pertandingan sebelumnya dan harus membuktikan diri pada laga melawan Jepang.

Cafu dan Emerson mungkin akan digantikan Cicinho dan Gilberto Silva untuk menjaga lini belakang. Di lini tengah, Brasil tak kekurangan pemain hebat yang siap menggantikan peran Kaka dan Ronaldinho. Ada Juninho Pernambucano, Ricardinho, dan Edmilson yang sama sekali belum dimainkan.

Dengan formasi lama, Brasil hanya mampu menang 1-0 dan 2-0. Apakah formasi eksperimen Parreira akan lebih baik atau lebih buruk?

HEAD TO HEAD
JEPANG (JPN)
BRASIL (BRA)
40%
60%
Pertemuan Sebelumnya
22-Jun-2005 Japan vs Brasil 2:2 (1:2) FIFA Confederations Cup Germany 2005
4-Jun-2001 Brasil vs Japan 0:0 FIFA Confederations Cup Korea/Japan 2001
31-Mar-1999 Japan vs Brasil 0:2 (0:0) Friendly 1999
13-Aug-1997 Japan vs Brasil 0:3 (0:1) Friendly 1997
9-Aug-1995 Japan vs Brasil 1:5 (0:2) Friendly 1995
6-Jun-1995 Brasil vs Japan 3:0 (1:0) UMBRO Cup 1995
23-Jul-1989 Brasil vs Japan 1:0 (0:0) Friendly 1989
Statistik
Kualifikasi
P W D L GS GA GD
6 5 0 1 9 4 5
Pertandingan Terakhir
12-06-06 WC F JPN CRO 0 - 0
12-06-06 WC F AUS JPN 3 - 1
04-06-06 F JPN Malta 1 - 0
30-05-06 F GER JPN 2 - 2
13-05-06 KC JPN Scotland 0 - 0
09-05-06 KC JPN Bulgaria 1 - 2
30-03-06 F JPN Ecuador 1 - 0
28-02-06 F Bosnia JPN 2 - 2
22-02-06 AC JPN India 6 - 0
18-02-06 F JPN Finland 2 - 0
10-02-06 F USA JPN 3 - 2
16-11-05 F JPN ANG 1 - 0
12-10-05 F UKR JPN 1 - 0
08-10-05 F Latvia JPN 2 - 2
07-09-05 F JPN Honduras 5 - 4
17-08-05 WC JPN IRN 2 - 1
22-06-05 CC JPN BRA 2 - 2
19-06-05 CC Greece JPN 0 - 1
16-06-05 CC JPN MEX 1 - 2
08-06-05 WC Korea DPR JPN 0 - 2
Coach & Key Player
Coach Zico
DF NAKAZAWA, 49(9) Yokohama F Marinos
MF NAKAMURA, 59(15) Glasgow Celtic
MF NAKATA, 73(11) Bolton Wanderers
FW TAKAHARA, 41(17) Hamburger SV
FW YANAGISAWA, 56(17) Kashima Antlers



Caps(gol)
Prestasi di Piala Dunia
Partisipasi Hasil Terbaik Ranking FIFA
2 (1998, 2002) 0 18

F=Friendly
WC F= Penyisihan Grup F Piala Dunia 2006
WC=Kualifikasi Piala Dunia 2006
CGC=CONCACAF Gold Cup

Kualifikasi
P W D L GS GA GD
18 9 7 2 35 17 18
Pertandingan Terakhir
18-06-09 WC F BRA AUS 2 - 0
14-06-09 WC F BRA CRO 1 - 0
04-06-06 F BRA New Zealand 4 - 0
01-03-06 F Russia BRA 0 - 1
12-11-05 F UAE BRA 0 - 8
12-10-05 WC BRA Venezuela 3 - 0
09-10-05 WC Bolivia BRA 1 - 1
04-09-05 WC BRA Chile 5 - 0
17-08-05 F CRO BRA 1 - 1
29-06-05 CC BRA Argentina 4 - 1
25-06-05 CC GER BRA 2 - 3
22-06-05 CC JPN BRA 2 - 2
19-06-05 CC MEX BRA 1 - 0
16-06-05 CC BRA Greece 3 - 0
08-06-05 WC ARG BRA 3 - 1
05-06-05 WC BRA PAR 4 - 1
Coach & Key Player
Coach Carlo Alberto Pereira
MF RONALDINHO, 62(27) Barcelona
DF CAFU, 137(5) AC Milan
FW RONALDO, 91(58) Real Madrid
FW KAKA, 37(12) AC Milan
DF ROBERTO CARLOS , 120(11) Real Madrid



Caps(gol)
Prestasi di Piala Dunia
Partisipasi Hasil Terbaik Ranking FIFA
17 (1930, 1934, 1938, 1950, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1974, 1978, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002) Juara 5 kali (1958, 1962, 1970, 1994, 2002), Runner Up 2 kali 1

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan