Liputan6.com, Jakarta - Dana Moneter Internasional (IMF) menilai perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi global. Namun, teknologi ini juga berisiko memicu inflasi dan memperlebar kesenjangan di tengah lonjakan harga energi serta tumpukan utang publik.
Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, memperingatkan bahwa AI menjadi peluang sekaligus ancaman bagi perekonomian dunia. Teknologi yang diharapkan mendorong efisiensi ini dapat meningkatkan tekanan inflasi dan memperlebar jurang pemisah antarnegara.
Georgieva menyampaikan bahwa AI dengan cepat menjadi pendorong utama perubahan posisi negara-negara dalam peta ekonomi dunia. Kendati demikian, kemajuan teknologi tersebut berlangsung bersamaan dengan kenaikan biaya energi akibat konflik di Timur Tengah dan peningkatan utang publik.
Advertisement
"Suka atau tidak suka, AI sudah ada di sini," ujar Georgieva, dikutip dari CNBC, Jumat (23/10/2026).
Menurutnya, ekonomi global saat ini menghadapi dua tekanan yang bergerak berlawanan. Konflik di kawasan Teluk mengganggu pasokan energi, sementara lonjakan investasi AI meningkatkan permintaan modal dan berpotensi memberikan dorongan positif bagi aktivitas ekonomi.
Â
AI Berpotensi Dongkrak Pertumbuhan, tapi Memperlebar Kesenjangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2922918/original/005670200_1569486698-kristalina.jpg)
Georgieva memperkirakan investasi AI dapat memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian dunia. Jika dimanfaatkan dengan tepat, teknologi ini berpotensi menambah hingga 0,5 poin persentase terhadap pertumbuhan ekonomi global setiap tahun.
"Meningkat dari 3 persen menjadi 3,5 persen selama satu dekade itu seperti menambahkan skala ekonomi sebesar ASEAN ke dalam ekonomi dunia," kata Georgieva.
Investasi global untuk AI diperkirakan mencapai atau bahkan melampaui nilai investasi infrastruktur tradisional seperti jalur kereta api, jaringan listrik, dan telekomunikasi. Perangkat keras AI serta produk teknologi terkait saat ini telah mencakup lebih dari sepersepuluh perdagangan barang dunia.
Meski demikian, manfaat tersebut berisiko hanya terkonsentrasi pada negara dan perusahaan raksasa yang memiliki akses besar terhadap teknologi serta rantai pasok. Negara yang tidak banyak terlibat dalam rantai pasok global berpotensi makin tertinggal.
Georgieva juga mengingatkan ledakan investasi AI dapat memicu inflasi. Tekanan ini muncul berbarengan dengan kenaikan biaya energi, pangan, tarif perdagangan, hingga belanja pertahanan.
Â
Advertisement
Harga Energi dan Utang Publik Membatasi Ruang Pemerintah
Di luar perkembangan AI, konflik di Timur Tengah turut menambah ketidakpastian ekonomi. Harga minyak bertahan di atas US$ 100 per barel seiring berlanjutnya konflik tanpa tanda penyelesaian diplomatik. Sementara itu, harga solar eceran meningkat ke rekor tertinggi akibat terbatasnya pasokan energi hulu.
Tekanan inflasi tersebut turut memengaruhi pasar obligasi. Imbal hasil (yield) obligasi di Amerika Serikat, Jerman, dan Jepang meningkat ke level tertinggi dalam beberapa dekade. Kebutuhan pendanaan perusahaan AI pun kini saling bersaing dengan pemerintah untuk memperoleh modal.
Masalah lain yang disoroti IMF adalah utang publik global yang mendekati level tertinggi sejak Perang Dunia II, yang diperkirakan segera melampaui 100 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Georgieva menilai negara-negara maju menjadi salah satu penyumbang terbesar peningkatan utang tersebut.
Kenaikan suku bunga telah mengakhiri periode pembiayaan murah (easy money) bagi pemerintah. Kondisi ini membuat upaya pangkas rasio utang melalui pertumbuhan ekonomi semata menjadi kian sulit dalam jangka pendek.
Georgieva turut mengingatkan risiko stabilitas keuangan apabila perusahaan-perusahaan besar penyokong AI gagal memenuhi target pendapatan. Besarnya utang korporasi dan kepemilikan saham AS yang terkonsentrasi dapat memperbesar dampak gejolak pasar.
Oleh karena itu, ia mendorong penguatan regulasi, pengawasan ketat, serta kebijakan moneter yang berhati-hati. Pemerintah di berbagai negara juga didesak menyiapkan langkah fiskal yang kredibel demi menjaga keberlanjutan utang di tengah tekanan ekonomi global.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066076/original/004010200_1656393110-Rampok1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7915199/original/007053000_1780746673-87a95eff-89b4-4b3c-ac8b-2122d6b93d4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357258/original/082951000_1790238985-IMF.webp)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5301189/original/052540900_1753940731-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5196560/original/068216900_1745413932-20250423-Perkotaan-ANG_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2778923/original/042611700_1555309754-kecerdasan.jpg)