Sukses

Miliarder Elon Musk Ternyata Mau Boyong 1 Juta Orang Tinggal di Mars

Elon Musk berkata ia sedang merancang sebuah strategi untuk memboyong 1 juta manusia ke planet Mars.

Liputan6.com, Jakarta Elon Musk mengatakan sedang merancang sebuah strategi untuk memboyong 1 juta manusia ke planet Mars. Salah satu orang terkaya di dunia ini, sudah lama menyatakan harapannya untuk mengkolonisasi planet merah ini dan mengatakan bahwa manusia dapat mendarat di sana mulai tahun 2029. 

Awalnya, mengutip Ladible, Selasa (20/2/2024), perusahaannya SpaceX menargetkan pendaratan di Mars pada tahun 2024, namun Musk memundurkan rencana tersebut di tahun 2020 dengan menyatakan dia ‘sangat yakin’ akan mendaratkan manusia di sana ‘sekitar enam tahun dari sekarang’.

Meskipun demikian, Musk mengakui kemungkinan hidup bagi kloter kru di fase awal rencana sangatlah kecil.  “Kamu mungkin akan gugur, di sana akan sangat tidak mengenakkan dan mungkin tidak akan mendapatkan makanan yang enak,” jelas dia dalam wawancaranya di tahun 2021.

Musk menekankan bahayanya kondisi disana dengan menegaskan, sejujurnya, akan ada beberapa orang yang akan gugur di fase awal.

Pada akhirnya, ia menegaskan bahwa perjalanan ini akan menjadi ‘perjalanan yang berbahaya dan penuh rintangan dimana kamu mungkin tidak akan kembali dengan selamat’

Sangat menarik, bukan?

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Cuitan Musk Mengenai Rencana Misinya ke Mars

Walaupun beberapa bulan ini ia tidak mengatakan suatu hal apapun mengenai strategi tersebut, Musk baru-baru ini menyatakan rencana tersebut masih dikembangkan dalam postingannya di X (Sebelumnya Twitter).

Dalam cuitannya, ia mengatakan: “Kami sedang mengembangkan sebuah strategi untuk membawa satu juta manusia ke planet Mars. Sebuah peradaban hanya akan melewati Penyaring Besar ketika kehidupan di Mars berhasil berkembang meskipun kapal pengangkut suplai dari Bumi tidak akan datang lagi”

Penyaring besar adalah sebuah istilah yang dikemukakan pertama kali oleh ekonom Robin Hanson yang merujuk pada sebuah ide dimana sebuah peradaban akan menghadapi rintangan untuk bisa selamat dari bencana seperti perubahan iklim hingga perang nuklir yang akan melenyapkan peradaban manusia. 

3 dari 3 halaman

Rencana Musk Membawa Manusia ke Mars Terus Bergulir

Musk mengusulkan satu-satunya jalan untuk menghindari hal ini di Mars adalah dengan memastikan semua kru yang berada di planet tersebut untuk bertahan hidup di sana tanpa bergantung pada yang berada di Bumi untuk kebutuhan suplai. 

Dalam sebuah konferensi virtual ‘Humans to Mars’ di tahun 2020 lalu, Musk mengatakan: “Pergi ke Mars, menurut saya, bukanlah sebuah masalah yang fundamental. Masalah fundamental yang sebenarnya adalah membuat sebuah pangkalan, membuat sebuah kota di Mars yang mandiri”

“Kami akan membuat sebuah pabrik bahan bakar, sebuah pangkalan di Mars sana - Mars Base Alpha - dan mengembangkannya sehingga menjadi mandiri”

“Saya ingin menekankan disini bahwa perjalanan ini akan sangat berat dan berbahaya, bukan untuk orang yang lemah. Ada kemungkinan yang cukup besar untuk mati. Perjalanan ini memang akan sangat berat, namun akan menjadi suatu hal yang membanggakan jika berhasil” tandasnya

Sepertinya untuk saat ini, tetap tinggal di Bumi menjadi suatu pilihan yang terbaik.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini