Sukses

Harga Emas Antam Lebih Murah Rp 6.000 per Gram, Simak Daftarnya

Liputan6.com, Jakarta Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam turun Rp 6.000 per gram menjadi Rp 933 ribu per gram pada hari ini. Adapun harga buyback emas Antam lebih murah Rp 6.000 menjadi Rp 829 ribu per gram.

Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 829 ribu per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.30 WIB, Selasa (20/4/2021), mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.680.000, sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 18.720.000.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

* Pecahan 0,5 gram Rp 516.500

* Pecahan 1 gram Rp 933.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.806.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.684.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.440.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.825.000

* Pecahan 25 gram Rp 21.937.000

* Pecahan 50 gram Rp 43.795.000

* Pecahan 100 gram Rp 87.512.000

* Pecahan 250 gram Rp 218.515.000

* Pecahan 500 gram Rp 436.820.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 873.600.000.

2 dari 3 halaman

Harga Emas Kembali Melemah karena Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga emas mengalami tekanan dan turun dari puncak tertinggi dalam 7 pekan pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Pelemahan harga emas tersebut terjadi karena kenaikan imbal hasil surat utang AS.

Mengutip CNBC, Selasa (20/4/2021), harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD 1.770,97 per ounce setelah menyentuh USD 1.789,77 per ounce yang merupakan level tertinggi sejak 25 Februari. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,5 persen menjasi USD 1.770,60 per ounce.

"Kami masih akan melihat kenaikan bertahap suku bunga AS bersama dengan penurunan bertahap kurva imbal hasil, dan itu akan mengurangi kekuatan emas," kata analis komoditas TD Securities Daniel Ghali.

Imbal hasil surat utang pemerintah AS berjangka waktu 10 tahun yang menjadi patokan naik di atas 1,6 persen setelah mencapai level terendah dalam beberapa minggu lalu.

Harga emas telah merosot lebih dari 6 persen sepanjang tahun ini, sebagian besar tertekan oleh melonjaknya imbal hasil obligasi AS. Tapi membatasi penurunan emas adalah dolar AS yang juga melemah, hingga ke level terendah lebih dari enam minggu.

"Pasar fisik juga memberikan dukungan yang baik, menahan harga emas pada penurunan di bawah USD 1.700 per oz," kata analis Standard Chartered Suki Cooper.

"Permintaan di India dan China telah bangkit kembali dari level rendah dan bank sentral beralih ke pembelian bersih pada bulan Februari." tambah Suki.

China, konsumen emas terbesar dunia, telah memberikan izin kepada bank domestik dan internasional untuk mengimpor emas dalam jumlah besar ke negara itu.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: