Sukses

Jadi Mendag, Ini Harapan Pengusaha ke Muhammad Lutfi

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Ajib Hamdani mengapresiasi atas pengangkatan Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan oleh Presiden Jokowi.

Sebab, mantan Dubes RI untuk Jepang itu dinilai mempunyai kemampuan mumpuni untuk meningkatkan kinerja ekspor dan impor nasional sesuai visi Presiden Jokowi.

"Pak Lutfi punya visi dan jaringan untuk menjaga neraca keuangan yang lebih sehat dengan program yang berorientasi pada ekspor dan substitusi impor, sesuai dengan gagasan besar Pak Jokowi," ujar dia kepada Merdeka.com, Selasa (22/12).

Selain itu, sosok Lutfi yang kaya akan pengalaman dengan menduduki posisi strategis terkait kegiatan perdagangan dan investasi juga diyakini mampu mengoptimalkan fungsi Kementerian Perdagangan sebagai fungsi perumus dan pelaksana kebijakan perdagangan.

"Pak Lutfi, yang berpengalaman menjadi dubes (Duta Besar) di beberapa negara, pernah menjadi Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) pada tahun 2004, akan bisa lebih mengoptimalkan fungsi Kementerian Perdagangan sebagai fungsi perumus dan pelaksana kebijakan perdagangan, termasuk supervisi untuk penguatan dan pengembangan perdagangan," tutupnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan enam nama baru yang akan menduduki pos kementerian di Kabinet Indonesia Maju. Salah satunya Muhammad Lutfi yang ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan RI.

"Beliau sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala BKPM, Mendag, Dubes Indonesia untuk Jepang dan terakhir Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat. Dan sekarang kita berikan tugas memimpin Kementerian Perdagangan. Saya rasa itu perkenalan yang bisa saya sampaikan sore ini," ujar Jokowi di veranda Istana Negara, Selasa (22/12).

Reporter: Sulaeman

Sumber Merdeka.com

2 dari 4 halaman

Jokowi Tunjuk Dubes RI untuk AS Muhammad Lutfi Jadi Menteri Perdagangan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan. Penunjukan ini dikatakan Jokowi saat dirinya mengumumkan perombakan kabinet untuk enam posisi menteri di kabinet Indonesia Maju.

"Terakhir adalah bapak Muhammad Lutfi. Sekarang akan kita berikan tugas untuk pimpin Kementerian Perdagangan," kata Jokowi, Selasa (22/12/2020).

Jokowi pada kesempatan itu turut menceritakan rekam jejak Muhammad Lutfi. Beliau sebelumnya sempat menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Setelah itu, Muhammad Lutfi sempat melanglang buana untuk jabatan Duta Besar Republik Indonesia (RI) di luar negeri, seperti Jepang dan Amerika Serikat (AS).

Kursi Menteri Perdagangan sebelumnya memang ramai jadi sorotan reshuffle. Posisi yang sebelumnya dijabat oleh Agus Suparmanto ini dinilai rawan lantaran kinerja menteri sebelumnya yang kurang memuaskan. 

3 dari 4 halaman

Infografis Kejengkelan Jokowi dan Ancaman Reshuffle Kabinet

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: