Sukses

Raih Pembiayaan Rp 420 Miliar, SPAM Gresik Siap Beroperasi Awal 2021

Liputan6.com, Jakarta - PT PP Infrastruktur, anak perusahaan dari PT PP (Persero) Tbk melakukan penandatanganan Fasilitas Pembiayaan senilai Rp 420 Miliar untuk Proyek SPAM Gresik kapasitas 1.000 liter per detik (lpd).

Direktur Utama PT PP Infrastruktur Didik Mardiyanto mengatakan, penandatangan ini dilakukan untuk pemenuhan financial closed Proyek SPAM Gresik kapasitas 1.000 lpd yang diharapkan bisa menyelesaikan proses konstruksi tepat waktu sehingga dapat segera beroperasi di awal tahun 2021 untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Gresik dan sekitarnya.

"Semoga dengan penandatanganan ini menjadi awal kerjasama pembangunan SPAM-SPAM lain yang dikembangkan oleh PT PP Infrastruktur," kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

PT PP Krakatau Tirta selaku badan usaha yang memenangi lelang, akan melaksanakan perencanaan, pengembangan, pembangunan dan pengelolaan SPAM Gresik, dengan susunan kepemilikan saham PT PP Infratsruktur 75 persen dan PT Krakatau Tirta Industri 25 persen.

Sebagaimana diketahui, PT PP Infrastruktur dan PT Krakatau Tirta bekerjasama dengan PDAM Gresik untuk pengembangan proyek SPAM Gresik dengan kapasitas 1.000 lpd yang memiliki nilai investasi Rp 618 miliar.

Dengan panjang pipa jaringan transmisi air bersih lebih dari 15 km dilanjutkan dengan jaringan distribusi utama dengan panjang 11,5 km.

Bagi PDAM penambahan kapasitas air baku dari Bendung Sembayat ini akan mampu melayani lebih dari 57.600 sambungan rumah yang tentunya akan berdampak positif terhadap kualitas kesehatan/hidup masyarakat Kab. Gresik dan pemenuhan kebutuhan air bersih untuk kepentingan kawasan industri di Kab. Gresik.

2 dari 4 halaman

Hampir Rampung, SPAM Umbulan Bakal Pasok Air Bersih untuk 1,3 Juta Warga Jatim

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan untuk menambah pasokan air bersih perpipaan pada 5 kota/kabupaten di Jawa Timur (Jatim), yakni di Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Kabupaten Gresik.

Saat ini, tercatat progres pembangunan SPAM Umbulan sudah hampir rampung, atau sebesar 98,22 persen.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan, Kementerian PUPR memberikan dukungan agar SPAM Umbulan bisa direalisasikan sehingga tarif air nantinya terjangkau bagi masyarakat.

"Dukungan yang diberikan yakni pembiayaan dan pembangunan pipa dari titik offtake sampai ke jaringan pipa distribusi utama, pembiayaan dan pembangunan fasilitas instalasi pengolahan air dari Kali Rejoso dengan kapasitas 300 liter per detik, penempatan pipa dan pengurangan biaya sewa lahan di jalan tol yang dilalui," jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2020).

Adapun penempatan pipa dilakukan pada ruas Jalan Tol Pasuruan-Gempol, Gempol-Pandaan, Surabaya-Gempol, Surabaya-Mojokerto, dan Surabaya-Gresik.

Sesuai dengan amanat Perpres Nomor 3 Tahun 2016, SPAM Umbulan rencananya memiliki kapasitas sebesar 4.000 liter per detik dan dapat melayani 310 ribu sambungan rumah (SR) atau 1,3 juta orang, serta termasuk dalam salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

3 dari 4 halaman

Diinisiasi Sejak 40 Tahun Lalu

Proyek air minum regional Umbulan telah diinisiasi sejak 40 tahun lalu dan dimulai pembangunannya pada 2017 melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) antara pemerintah dengan PT Meta Adhya Tirta Umbulan selaku pemenang lelang. Besaran investasi Rp 2,05 triliun dengan besaran dukungan kelayakan atau Viability Gap Fund (VGF) dari pemerintah sebesar Rp 818 miliar.

Sumber air baku SPAM Umbulan berasal dari mata air Umbulan di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan yang disalurkan melalui pipa transmisi air bersih sepanjang 93 km dengan total 14 titik reservoir offtake.

Pembangunan off take SPAM Umbulan sendiri dibagi menjadi tiga paket pekerjaan, yakni offtake Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan sebanyak 5 titik di Winongan, Pohjentrek, Pleret, Bangil, Beji dan Gempol. Pembangunan offtake pada lima titik tersebut telah rampung seluruhnya untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum bagi 260 ribu jiwa di sekitar wilayah tersebut.

Sedangkan sebanyak 7 titik offtake SPAM Umbulan terdapat di Kabupaten Sidoarjo yaitu offtake Porong, Tanggulangin, Candi, Sidoarjo, Buduran, Gedangan dan Waru. Pembangunan offtake pada 7 titik tersebut telah rampung seluruhnya untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum bagi 600 ribu jiwa di sekitar wilayah tersebut.

Saat ini, tinggal dua titik offtake SPAM Umbulan yang tengah diselesaikan, yakni di Kota Surabaya yaitu Alas Malang dan Kabupaten Gresik yaitu di Giri, dengan lingkup pekerjaan pembangunan reservoir, pipa offtake, dan pekerjaan elektrikal. Dengan segera rampungnya offtake pada titik tersebut, maka SPAM Umbulan dapat beroperasi penuh untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Jawa Timur. 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: