Sukses

Pemerintah Optimalkan Fungsi Rest Area untuk Mudik Lebaran 2020

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen untuk lebih mengoptimalkan fungsi tempat peristirahatan atau rest area tol guna membantu penyelenggaraan musim mudik Lebaran pada 2020 mendatang.

Adapun penyelenggaraan mudik Lebaran 2019 mendapat apresiasi dari Komisi V DPR RI lantaran dinilai telah berjalan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kesiapan infrastruktur jalan termasuk jalan tol dianggap mampu mendukung kelancaran mudik Lebaran tahun lalu.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dari total Jalan Tol Trans Jawa sepanjang 1.000,7 km dengan ruas yang sudah operasional sepanjang 996 km dan sisanya fungsional sepanjang 4,7 km, terdapat sebanyak 78 unit Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area.

"Sebanyak 56 unit rest area telah beroperasi penuh dan 22 unit sisanya masih dalam proses konstruksi. Tahun depan sudah akan kita operasikan seluruhnya," jelas dia lewat sebuah keterangan tertulis, Kamis (25/7/2019).

Sementara untuk di Jalan Tol Trans Sumatera, ia menambahkan, dari total 503 km jalan tol yang operasional dan fungsional, tersedia 18 rest area di ruas yang operasional sepanjang 281 km dan disiapkan Tempat Istirahat Sementara (TIS) pada jalan tol yang masih fungsional sepanjang 222 km.

"Keberadaan rest area menjadi bagian dari standar pelayanan jalan tol yang sangat penting dalam mendukung aspek keselamatan dan kenyamanan berkendara di tol. Tuntutan pelayanan TIP meningkat, terutama pada masa hari libur Lebaran, Natal dan Tahun Baru," sebutnya.

 

2 dari 5 halaman

Hasil Evaluasi

Berdasarkan hasil evaluasi, Menteri Basuki menyatakan, dua hal tengah disiapkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan rest area agar pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2020 dapat berjalan lebih baik. Salah satunya memperlebar jalur masuk menuju lokasi rest area untuk menghindari terjadinya kemacetan.

"Untuk menghindari kemacetan kendaraan yang mengantri masuk ke dalam rest area, diperlukan pelebaran jalan dari jarak 2 km sebelum rest area, tanpa mengganggu jalur utama," ujar Menteri Basuki.

Dia juga menuturkan, untuk memperpendek waktu tinggal pemudik di dalam rest area, sejumlah fasilitas seperti toilet portabel akan diperbanyak. "Rencananya selama arus mudik dan balik Lebaran juga akan dilakukan penutupan sementara sejumlah commercial shop agar pengguna rest area tidak berlama-lama di situ," sambungnya.

Selain terkait penataan pemanfaatan rest area, Menteri Basuki pun optimis pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran pada tahun depan akan lebih baik dari 2019. Ini karena Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) akan rampung dan beroperasi dalam waktu dekat.

"Insya Allah Tol Japek Elevated sudah akan selesai dan bisa diresmikan pada November 2019 ini. Mudah-mudahan bisa memperlancar arus lalu lintas pada ruas Jakarta-Cikampek. Karena di bagian atas sudah bisa empat lajur," pungkas dia.

3 dari 5 halaman

6 Rest Area Favorit Pemudik di Tol Trans Jawa

Pada musim libur lebaran, pemudik akan membanjiri tol dari ibu kota menuju banyak kota di Pulau Jawa. Rest area pun menjadi pilihan untuk melepas lelah, salat, makan, hingga mencari buah tangan.

Ramainya pengunjung di satu rest area dapat membuat penumpukan jalur masuk dan keluar. Bila penuh, imbasnya berupa pengalihan ke rest area selanjutnya. Fasilitas rest area yang bagus seringkali menjadi alasan untuk beristirahat. 

Berikut 6 rest area favorit pemudik yang bisa Anda hindari dirangkum dari berbagai sumber.

1. Rest Area KM 57, Tol Cikampek

Rest area ini merupakan tempat istirahat ketiga setelah masuk ke Tol Cikampek. Padatnya pemudik yang menyebabkan macet bisa membuat kelelahan maupun kehabisan bahan bakar di awal perjalanan.

Tempat istirahat ini menyediakan fasilitas seperti SPBU, masjid, toilet, restoran, dan parkiran. Parkiran yang luas menjadi alasan banyak pemudik masuk ke rest area ini.

2. Rest Area 97, Tol Cipularang

Rest area yang satu ini sudah tidak asing lagi. Tempat istirahat ini berada di KM 97 Tol Purbaleunyi yang mengarah ke Jakarta. Namun, untuk mudik lebaran kali ini akan diberlakukan sistem one way sehingga pemudik bisa masuk rest area ini.

Di dalamnya terdapat fasilitas yang lengkap seperti masjid, toilet, restoran, SPBU serta parkiran luas menjadi pertimbangan pemudik untuk beristirahat di rest area ini.

3. Rest Area KM 86B, Tol Cikopo-Palimanan

Rest area ini merupakan tempat peristirahatan pertama setelah masuk ke gerbang tol Cikampek Utama I. Tempat istirahat ini berada di jalur kanan sejak diberlakukan one way.

Banyaknya pemudik yang berlama-lama membuat banyak pemudik yang baru masuk kesulitan mencari parkiran. Rest area ini menjadi pilihan pemudik karena fasilitasnya yang lengkap.  

4 dari 5 halaman

Selanjutnya

4. Rest Area KM 102A, Tol Cikopo-Palimanan

Tahun ini, pihak tol Cipali menambah kantung parkir di beberapa rest area. Salah satunya di Rest Area KM 102A yang dapat menampung kendaraan sebanyak 300 unit. Selain itu, lengkapnya fasilitas menjadi pilihan yang banyak dicari pemudik untuk beristirahat.

5. Rest Area KM 207A, Tol Palimanan-Kanci

Salah satu rest area di Tol Palikanci yang diprediksi padat ialah Rest Area KM 207 A. Tempat istirahat favorit pemudik ini lokasinya mengarah ke Brebes, Jawa Tengah. Walaupun diprediksi padat, pihak Jasa Marga akan membuat sistem zoning atau manajemen lalu lintas.

Akan ada jalur masing-masing untuk mengisi bensin, menuju toilet, atau tempat makan agar antrean tidak parah. Ketersediaan BBM pun terjamin. Rest area ini menyediakan lebih dari 2 juta liter BBM beragam jenis.

6. Rest Area KM 379A, Tol Batang-Semarang

Salah satu tempat istirahat mengarah ke Semarang yang banyak dikunjungi ialah Rest Area KM 379A. Terdapat berbagai fasilitas seperti SPBU, toilet, tempat makan, dan lainnya.

Meskipun rest area ini belum sepenuhnya dibangun, namun tetap banyak dikunjungi pemudik untuk melepas lelah

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Bangun Rumah Buruh, Kementerian PUPR Jajaki Pakai Dana BPJS TK
Artikel Selanjutnya
Program Sejuta Rumah Sudah Capai 1,2 Juta Unit