Sukses

Ekspor Udang Ditargetkan Capai USD 2,8 Miliar dalam 3 Tahun

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat ekspor hasil perikanan jelang akhir 2018 mencapai USD 5 miliar atau naik 10 persen dari 2017 yang sebesar USD 4,52 miliar. Dari angka tersebut, udang masih menjadi primadona ekspor hasil perikanan dengan volume 180 ribu ton senilai USD 1,8 miliar.

‎Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan perikanan (PDSPKP) KKP, Rifky Effendi Hardijanto mengatakan, dalam dua hingga tiga tahun mendatang, pihaknya akan terus berupaya mendongkar peningkatan ekspor udang nasional.

“Target kami bisa meningkatkan ekspor udang dengan nilai mencapai USD 2,8 miliar untuk dua atau tiga tahun ke depan,” ujar dia di Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Dia menjelaskan, agar bisa mencapai target tersebut, dibutuhkan tambahan volume ekspor udang sebesar 100 ribu ton. Untuk itu, PDSPKP tengah bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP untuk bisa meningkatkan produksi udang budidaya dalam negeri.

"Selama ini produksi udang budidaya merupakan penyumbang terbesar ekspor udang nasional yang mencapai 80 persen dari sisanya dari perikanan tangkap," kata dia.

Selain menggenjot produksi udang, lanjut Rifky, KKP juga menggenjot produksi ikan lainnya seperti tuna yang berada di urutan kedua terbesar penyumbang ekspor. Kemudian untuk cakalang dan tongkol di urutan kelima dan rumput laut di urutan keenam dari segi nilai ekspor tapi kedua dari segi volume.

 

2 dari 2 halaman

Pasar Terbesar

Adapun untuk pangsa pasar, Amerika Serikat (AS) masih menjadi pasar tujuan ekspor udang terbesar Indonesia. Di Negeri Paman Sam, ekspor udang dari Indonesia merupakan yang terbesar kedua setelah India.

Selain AS, Eropa juga masuk dalam pangsa pasar udang Indonesia. Saat ini, Indonesia berada di urutan ke-16 pengekspor udang ke benua biru tersebut dengan nilai USD 84 juta dari pasar udang Eropa. Padahal tahun lalu, nilai pasar ekspor udang Uni Eropa mencapai USD 6 miliar, tapi Indonesia hanya mampu meraup sebesar.

“Selain AS, Eropa sangat besar peluangnya, makanya harus kita garap maksimal mulai tahun depan,” tandas dia.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Resep Udang Goreng Kari, Hidangan Makan Siang yang Praktis