Sukses

Top 3: Menteri Susi Semprot Fahri Hamzah

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menanggapi sindiran yang dilayangkan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah. Dalam menaggapi sindiran tersebut, Susi menyebut Fahri naif.

Perkara ini bermula ketika Fahri menuliskan di akun Twitter-nya bahwa Menteri Susi tidak bertanggung jawab dalam menggunakan jabatannya sebagai menteri.

Dalam twitter Fahri mengomentari berita dari @antaranews yang berjudul "Menteri Susi tegaskan pemberantasan pencurian ikan baru langkah awal".

Komentar yang diberikan Fahri tersebut adalah:

"Dikasi waktu 5 tahun dijadikan langkah awal...seharusnya 5 tahun dipakai selesaikan kerjaan. Baru bertanggungjawab atas amanah namanya...kalau 5 tahun lagi kan belum tentu terpilih..."

Berita mengenai saling sindir antara Menteri Susi dan Fahri Hamzah menjadi artikel paling banyak dicari pembaca. Lengkapnya berikut 3 berita terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com:

1.  Menteri Susi Semprot Fahri Hamzah dengan Sebutan Naif

Tak terima dengan kicauan Fahri, Susi langsung membalas dengan menuliskan bahwa pria kelahiran Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), tersebut tidak membaca berita secara utuh. Susi pun menyebut Fahri naif.

Berikut twit Menteri Susi tersebut:

"Sebaiknya baca seluruh statemen saya. Jangan dipotong separuh separuh. Akhirnya seolah seperti yg anda pikir. Naif !!!"

Simak selengkapnya di sini! 

 

2 dari 3 halaman

2. Petrokimia Gresik Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA, Minat?

Kamu lulusan SMA/SMK yang lagi cari kerja? Mau kerja di tempat terkemuka? Yuk persiapkan diri terbaik Anda karena pabrik pupuk terlengkap di Indonesia, yakni PT Petrokimia Gresik sedang membuka lowongan kerja terbaru.

Kali ini, PT Petrokimia Gresik membuka lowongan kerja untuk lulusan SMA dan SMK. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hingga 23 Juli 2018.

Apa persyaratan bagi para pelamar dan tata cara pendaftaran lowongan kerja tersebut? Simak selengkapnya di sini! 

 

3 dari 3 halaman

3. Jokowi: RI Resmi Kuasai 51 Persen Saham Freeport

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan jika holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tambang PT Inalum telah mencapai kesepakatan dengan Freeport McMoran soal akuisisi saham 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Dengan adanya kesepakatan ini, Indonesia akan menguasai 51 persen saham Freeport yang beroperasi di Papua. Sebelumnya, Indonesia hanya memiliki 9,36 persen saham perusahaan asal Amerika Serikat (AS).

"Saya telah mendapatkan laporan bahwa holding pertambangan kita, Inalum, telah capai kesepakatan awal dengan Freeport pengolahan untuk meningkatkan kepemilikan kita menjadi 51 persen dari yang sebelumnya 9,36 persen. Alhamdulillah," ujar dia di BSD, Tangerang, Kamis (12/7/2018).

Selengkapnya baca di sini!

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Top 3 Lifestyle: 6 Tanda Pria Menyesal Putus Cinta dengan Anda
Artikel Selanjutnya
Top 3 Hari Ini: 4 Persamaan Selena Gomez dan Hailey Baldwin