Sukses

5 Cara Praktis agar Mobil Produktif dan Menghasilkan Uang

Liputan6.com, Jakarta - Ada bermacam-macam jenis investasi. Ada investasi emas, tanah, dan properti (rumah dan apartemen). Setidaknya tiga instrumen inilah yang paling banyak dilirik oleh investor Indonesia. Kalau kendaraan seperti mobil sendiri, apakah juga dilirik?

Banyak yang beranggapan mobil kurang menguntungkan jika dijadikan instrumen investasi. Hal ini dikarenakan harga yang terus menurun mengikuti umur mobil itu sendiri. Ketika kamu membeli mobil dengan harga tinggi pada tahun 2010, jika dijual di tahun 2018 tentu harganya sudah turun.

Mulai sekarang, kamu bisa menjadikan kepemilikan mobil sebagai instrumen investasi. Seperti dikutip dari Swara Tunaiku, ini beberapa cara praktis yang bisa kamu lakukan supaya mobilmu di garasi bisa produktif dan menghasilkan uang.

1. Jadi Sopir Online

Saat ini, bisnis transportasi online, entah itu ojek atau taksi sedang berkembang di Indonesia. Perusahan-perusahaan transportasi online seperti Go-Jek, Grab, hingga Uber sedang berkembang pesat-pesatnya. Kamu bisa memanfaatkan peluang ini dengan menjadi sopir online. Penghasilannya cukup lumayan, lo.

Dengan jadi supir online, kamu bisa nganterin artis, pegawai kantor, hingga anak sekolah. Sudah bukan rahasia kalau banyak orang yang ganti profesi jadi sopir taksi atau ojek online karena penghasilannya yang memang tinggi, bahkan lebih tinggi pula dari UMR Jakarta.

1 dari 3 halaman

2. Menyewakan mobil

Salah satu cara investasi mobil secara praktis adalah dengan menyewakannya kepada pihak tertentu. Selanjutnya kamu tinggal bersantai di rumah. Bahkan kalau kamu memiliki beberapa mobil, kamu bisa membuka jasa rental, lo.

Tentu keuntungan bisnis ini tidak main-main, apalagi kalau tinggal di daerah pariwisata. Biasanya, organisasi nonpemerintah juga membutuhkan mobil rental bila hendak meneliti di suatu daerah. Sewa-menyewa mobil itu memang besar pasarannya.

3. Spare part jadi dagangan

Kamu juga bisa menjadikan mobilmu sebagai instrumen investasi dengan menjual spare part. Kamu bisa menyeleksi komponen mobil yang sekiranya diminati dan dibutuhkan oleh calon konsumen, terutama kalau memiliki spare part yang masuk limited edition. Biasanya barang edisi terbatas dijual dengan harga lebih mahal karena peminatnya cukup banyak.

2 dari 3 halaman

4. Menjual mobil lewat pameran

Jika mobil yang kamu miliki tergolong unik atau antik, kamu bisa menjualnya. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti pameran atau justru membuat pameran mobil sendiri. Hal yang harus kamu lakukan adalah menentukan harga mobilmu agar proses transaksi bisa berjalan lancar bila ada yang berminat untuk membeli mobilmu. Kamu juga bisa memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi tentang mobilmu. Cara ini terbukti cukup ampuh dan murah karena tanpa biaya, lo.

5. Alternatif modifikasi

Apakah kamu punya ketertarikan dalam bidang seni modifikasi? Jika ya, kamu bisa menjadikan mobilmu sebagai eksperimen. Adapun eksperimen yang tentu saja serius ini akan membuat mobilmu semakin menarik dan unik sehingga harga tawarnya semakin tinggi.

Jika sudah selesai memodifikasi, jangan menunggu waktu lagi untuk menjualnya, ya. Oh ya, jangan lupa pula untuk mengecek situasi pasar, trend modifikasi apa yang sedang berkembang agar kamu semakin percaya diri saat menjualnya.

Daripada nganggur di garasi, bukankah lebih baik mobil dijadikan instrument investasi? Selain bermanfaat, bisa menambah penghasilan, kan?

Artikel Selanjutnya
Mau Mulai Berbisnis? Waspadai 6 Jebakan Ini!
Artikel Selanjutnya
Masih Bingung dengan Pilihan Karier yang Ingin Diambil? Buruan Ikuti Tes Ini