Sukses

Gelanggang Layar Asian Games 2018 di Ancol Bakal Rampung Akhir Juni

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan gelanggang atau venue Layar Asian Games 2018 di Pantai Barat Ancol dapat selesai pada akhir Juni.

Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo menyampaikan, pihak technical delegates resmi untuk Asian Games beserta Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) menganggap, seluruh fasilitas dan kelengkapan venue layar telah memenuhi standar kejuaraan internasional.

"Saya mengucapkan terima kasih atas komitmen dari semua pihak termasuk para pekerja yang telah bekerja keras menyelesaikan venue lebih cepat dari jadwal," kata dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Ke depannya, ia berharap, keberadaan gedung dan venue layar yang telah dibangun ini dapat dimanfaatkan secara optimal guna menunjang peningkatan prestasi olah raga layar di Indonesia.

Penyelesaian venue layar Asia Games 2018 yang relatif lebih cepat dari rencana ini juga turut mendapat apresiasi dari organisasi Asian Sailing Federation (ASAF) yang dialamatkan melalui situs resminya di www.asiansailing.org.

"The new National Sailing Centre at Jakarta, Indonesia is reaching its capacity limits. Built in a record time of six months, the new centre offers state of the art facilities for sailors, officials, spectators and those keen to join the sport," bunyi kutipan ASAF lewat laman resminya.

 

1 dari 2 halaman

Test Event

Meski pembangunan venue belum rampung secara keseluruhan, namun fasilitas utama sudah dapat digunakan untuk test event. Adapun pada 18–25 Juni 2018 mendatang, akan diselenggarakan Kejuaraan Asian Sailing Championship (ASC) 2018 yang merupakan test event mandiri sebelum Asian Games XVIII 2018 berlangsung.

Kejuaraan ASC 2018 ini bakal melibatkan sekitar 224 atlet layar dari 15 negara dengan 12 cabang atau kelas perlombaan menggunakan sekitar 170 perahu layar.

Fasilitas venue layar dengan total luas lahan 1,4 hektare yang dibangun Kementerian PUPR di antaranya Floating Jetty atau Ponton berkapasitas 89 boat (untuk kepentingan official), Floating Breakwater sepanjang 230 m, Ramp Slipway untuk perahu layar menuju laut (lebar 50 m sepanjang 33 m), dan area rigging atau perakitan perahu layar untuk kepentingan atlet seluas 4 ribu meter persegi.

Selain itu, bangunan juga dilengkapi oleh kantor Porlasi merangkap traning center lengkap dengan ruang kelas, ruang rapat, kamar penginapan dan ruang fitness setinggi 3 Lantai seluas 628 m2, Gudang dan Workhsop merangkap ruang observasi dan kontrol setinggi 3 lantai seluas 508 m2, ruang bilas, parkir utama berkapasitas 25 mobil dan 25 kontainer, serta Parkir penunjang berkapasitas 24 kontainer.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Jembatan Kali Kuto Bakal Kembali Dibuka untuk Arus Balik pada 18 Juni
Artikel Selanjutnya
Warga Palembang Sulap Permukiman Kumuh Jadi Kampung Hias Asian Games