Hingga Akhir 2015, Beras Impor Masuk RI Tembus 700 Ribu Ton

Perum Bulog menyatakan faktor cuaca menjadi salah satu kendala untuk impor beras.

Diterbitkan 10 Desember 2015, 21:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Perum Bulog menargetkan beras impor masuk ke Indonesia‎ sebesar 700 ribu ton sampai akhir tahun. Beras tersebut berasal dari Thailand dan Vietnam.

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, ‎saat ini realisasi beras yang sudah diimpor mencapai 350 ribu ton. Meski begitu Bulog masih berusaha mendatangkan separuh target sampai akhir tahun.
‎

"Sekarang 350 ribu ton. Inginnya semua tidak ada kurang bisa total 700 ribu ton," kata Djarot, di Kantor Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (10/12/2015).‎

Baca Juga

  • Penguatan Perum Bulog Jadi Agenda Kementerian BUMN
  • BI Dorong Bulog Jaga Harga Pangan Selain Beras
  • Beras Impor Vietnam Sudah Membanjiri RI, Ini Kata Dirut Bulog

Djarot menuturkan, beras impor yang sudah masuk ke Indonesia sebesar 350 ribu ton berasa‎l dari Vietnam. Bulog juga akan mendatangkan beras impor dari Thailand. "Seingat saya baru Vietnam. Thailand belum," ujar Djarot.

Djarot berharap, tidak ada kendala dalam proses impor beras tersebut. Akan tetapi, kendala yang dihadapi saat ini adalah cuaca. Untuk menghindari beras rusak saat hujan, kegiatan bongkar muat ‎dihentikan. Hal tersebut membuat waktu impor lebih lama. "Loading itu terbuka, kalau hujan terpaksa berhenti. Di sana lagi musim hujan," kata Djarot. (Pew/Ahm)

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini
**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6