Sukses

Presiden Jokowi Ingin Pabrik Kertas Kraft Aceh Kembali Beroperasi

Liputan6.com, Lhokseumawe - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan pabrik kertas PT Kraft Aceh (Persero), tempatnya dulu bekerja kembali beroperasi. Maklum, pabrik ini sudah 15 tahun tak beroperasi karena tidak mendapat bahan baku untuk memproduksi kertas.

Jokowi pernah melanglang buana bekerja di Aceh pada tahun 1985. Jokowi memulai karir di pabrik kertas PT Kraft Aceh di Lhoksumauwe.

"PT Kraft Aceh sudah berhenti 15 tahun agar bisa hidup kembali," jelas dia saat meresmikan  terminal penerimaan dan regasifikasi Arun, Lhokseumawe, Aceh Utara, Senin (9/4/2015).

Menurut Jokowi, pabrik ini bisa hidup dengan mengandalkan bahan baku yang bisa didapatkan dari memanfaatkan pasokan kayu dari hutan yang dikelola oleh masyarakat.

Apalagi, kata dia, saat ini sudah ada pohon yang cepat tumbuh dan kayunya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuat kertas.

"Sekarang ini yang namanya kayu untuk kertas tak harus nunggu 15,20, 30 tahun, kayu cepat tumbuh banyak sekali bibitnya kita peroleh seperti pinus, lahan di Aceh masih sangat memungkinkan untuk tumbuh tanahaman itu," pungkasnya.

Presiden menggelar kunjungan ke Aceh selama beberapa hari untuk meresmikan beberapa proyek dan melakukan kunjungan. (Pew/Nrm)