Sukses

Ikuti Minyak, Harga Emas Terjun Bebas

Liputan6.com, New York - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada perdagangan karena turunnya harga minyak.

Dilansir dari Xinhua, Sabtu (13/12/2014), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari turun US$ 3,1 atau 0,25 persen, menjadi US$ 1.222,5 per ounce.

Analis memperkirakan turunnya harga emas dipengaruhi anjloknya minyak. Harga minyak mentah turun setelah Badan Energi Internasional menurunkan prospek permintaan global. Minyak mentah jenis West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari merosot US$ 2,14 menjadi US$ 57,81 per barel di New York Mercantile Exchange.

Kekuatan ekonomi juga melukai permintaan investor terhadap emas. Penjualan ritel pada November naik 0,7 persen setelah melompat 0,5 persen pada Oktober, menurut sebuah laporan yang dirilis Departemen Perdagangan AS pada Kamis. Penjualan mobil melonjak 1,7 persen setelah meningkat 0,8 persen pada Oktober.

Meskipun demikian, emas berjangka telah menguat 2,7 persen minggu ini.

Harga Pperak untuk pengiriman Maret kehilangan US$ 5,5 sen atau 0,32 persen menjadi US$ 17,057 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari merosot US$ 10,7 atau 0,86 persen menjadi US$ 1,231.5 per ounce. (Ndw)