BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di 6 Wilayah Lampung

Fenomena fase Bulan Baru pada 9 November 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 07 November 2026, 15:39 WIB
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam 6 Wilayah Lampung

Liputan6.com, Jakarta - Warga yang tinggal di kawasan pesisir Lampung diminta mewaspadai potensi banjir rob. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini pasang maksimum air laut yang berlaku selama empat hari, mulai 10 hingga 13 November 2026.

Peringatan tersebut ditujukan terutama kepada masyarakat di wilayah pesisir yang berpotensi terdampak kenaikan permukaan air laut.

Forecaster On Duty Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Panjang, Bandar Lampung, Ilham Agung Prayogo, mengatakan fenomena fase Bulan Baru pada 9 November 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir Lampung.

"Adanya fenomena fase Bulan Baru pada tanggal 9 November 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum pada 10-13 November 2026 di beberapa wilayah pesisir Lampung," kata Ilham, Sabtu (7/11/2026).

Ada enam wilayah yang berpotensi terdampak pasang maksimum air laut, yakni pesisir Bandar Lampung, Tanggamus, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Timur, dan Lampung Barat.

Ilham mengingatkan, kenaikan air laut maksimum tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di kawasan pelabuhan dan permukiman pesisir.

"Dampaknya bisa dirasakan pada aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan, kegiatan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, hingga sektor perikanan darat," terangnya.

 

Warga Diminta Siaga Hadapi Banjir Rob

BMKG Maritim Panjang mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir rob agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan selama periode potensi pasang maksimum berlangsung.

"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari Stasiun Meteorologi Maritim Panjang," tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya