Polisi Berencana Bongkar Makam Atlet Silat di Semarang

Polisi menyiapkan ekshumasi makam Ayudiah Rivana Tridiandinita (19) usai meninggal setelah operasi akibat cedera di Porprov Jateng 2026.

oleh Danny Adriadhi UtamaDiterbitkan 04 November 2026, 06:52 WIB
Atlet pencak silat semarang Ayudiah Rivana Tridiandinata meninggal dunia. (merdeka.com/istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Polrestabes Semarang menyiapkan ekshumasi atau pembongkaran makam terkait kasus atlet silat meninggal di Porprov Jateng 2026. Langkah itu menyasar jenazah Ayudiah Rivana Tridiandinita (19), pesilat asal Kota Semarang yang wafat usai operasi akibat cedera saat berlaga.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Agus Supriyadi menyebut rencana pembongkaran makam akan dikomunikasikan lebih dulu dengan keluarga, karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

"Rencananya ekshumasi kita koordinasi dengan keluarga korban dulu," kata AKBP Agus Supriyadi, Selasa (3/11).

Polisi menyatakan ekshumasi diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kematian Ayudiah.

"Jadi supaya tahu penyebab meninggalnya korban," jelasnya.

Ayudiah meninggal dunia pada Rabu 28 Oktober 2026 pagi setelah menjalani operasi di RS Primaya pada Selasa malam, 27 Oktober 2026. Seusai operasi, kondisinya disebut stabil dan baik.

Cedera yang dialami terjadi pada ruas jari tengah saat Ayudiah menghadapi atlet Kabupaten Batang dalam pertandingan perempat final, Senin 26 Oktober 2026.

Ayudiah sempat berkomunikasi dengan keluarganya setelah operasi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal pada Rabu pagi.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya