Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang terkait dengan desil beberapa kali viral di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Lalu apa saja hoaks terkait desil? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Klarifikasi Peserta PBI BPJS Kesehatan Desil 6-10 akan Nonaktif 1 November 2026
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim penonaktifan peserta BPJS Kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) dengan desil 6–10 mulai 1 November 2026. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Threads pada 28 Oktober 2026. Berikut isi unggahannya:
"?? BREAKING NEWS ??
MULAI 1 NOVEMBER 2026, BPJS PBI BERPOTENSI DINONAKTIFKAN BAGI PESERTA DESIL 6–10 YANG TIDAK LAGI MEMENUHI KRITERIA PENERIMA BANTUAN"
Hingga saat ini unggahan tersebut telah dibagikan hingga lebih dari 600 kali dan mendapat 341 komentar.
Lalu benarkah postingan yang mengklaim penonaktifan peserta BPJS Kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) dengan desil 6–10 mulai 1 November 2026? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Tabel Sistem Desil Terbaru dari Kemensos
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang diklaim sebagai tabel sistem desil terbaru dari Kementerian Sosial (Kemensos). Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 12 Agustus 2026.
Dalam postingannya terdapat tabel yang berisi klasifikasi kesejahteraan berdasar kelompok desil, kategori ekonomi, estimasi pengeluaran, profil kepemilikan aset dan status bantuan sosial.
Di dalam tabel kelompok desil satu disebut sebagai keluarga yang punya penghasilan atau pengeluaran kurang dari Rp 480 ribu. Sementara desil 10 disebut sebagai keluarga dengan penghasilan atau pengeluaran lebih dari Rp 12 juta.
Akun itu menambahkan narasi "Kok desil saya naik, ? Cek tabel ini ya gays"
Lalu benarkah postingan yang diklaim sebagai tabel sistem desil terbaru dari Kementerian Sosial (Kemensos)? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.