Liputan6.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatatkan pertumbuhan pendapatan, tetapi laba susut hingga September 2026. Perseroan meraup laba bersih sebesar Rp 19,46 triliun hingga kuartal III 2026. Angka tersebut turun 1,91% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 19,84 triliun.
Mengutip keterbukaan informasi BEI, Sabtu (31/10/2026) dalam laporan keuangan konsolidasian, Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp 113,50 triliun hingga 30 September 2026. Pendapatan tersebut meningkat 3,54% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 109,62 triliun.
Advertisement
Di sisi lain, sejumlah beban perseroan mengalami peningkatan. Beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi tercatat sebesar Rp 32,09 triliun, naik dari Rp 30,28 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Beban penyusutan dan amortisasi mencapai Rp 25,77 triliun, sedikit lebih rendah dibandingkan Rp 26 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, beban karyawan tercatat sebesar Rp 11,68 triliun, turun dibandingkan Rp 11,90 triliun. Adapun beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp 5,96 triliun dari sebelumnya Rp 5 triliun.
Dari sisi operasional, Telkom membukukan laba usaha sebesar Rp 28 triliun hingga September 2026. Angka ini turun tipis dibandingkan Rp 28,24 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan juga mencatatkan penghasilan pendanaan bersih sebesar Rp 1,19 triliun, lebih rendah dibandingkan Rp 1,29 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Adapun biaya pendanaan tercatat sebesar Rp 3,46 triliun, turun dari Rp 4,03 triliun. Dengan demikian, laba sebelum pajak penghasilan Telkom mencapai Rp 25,73 triliun, meningkat dibandingkan Rp 25,49 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun, beban pajak penghasilan meningkat menjadi Rp 6,26 triliun dari Rp 5,65 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Kondisi tersebut turut memengaruhi perolehan laba periode berjalan perseroan yang tercatat sebesar Rp 19,46 triliun hingga kuartal III 2026.
Laba per Saham
Sejalan dengan penurunan laba bersih, laba per saham dasar Telkom sedikit mengalami penurunan. Perseroan mencatatkan laba bersih per saham sebesar Rp 146,31 hingga September 2026, dibandingkan Rp 151,73 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah laba komprehensif periode berjalan Telkom mencapai Rp 20,50 triliun, meningkat dibandingkan Rp 20,16 triliun pada periode yang sama tahun lalu.