Kabut Asap Mereda, Bandara Tjilik Riwut Kembali Layani Penerbangan

Kabut asap karhutla mulai mereda, penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya kembali beroperasi bertahap dengan mengutamakan keselamatan.

oleh Idris Rusadi PutraDiterbitkan 30 Oktober 2026, 13:18 WIB
Jarak pandang di landasan pacu Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya hanya berkisar 100 hingga 150 meter.

Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai bergeliat. Layanan penerbangan yang sempat terganggu akibat pekatnya kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini dioperasikan secara bertahap. 

Humas Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Andi Wiguna, mengonfirmasi bahwa penerbangan perdana usai gangguan asap telah berlangsung sejak Kamis (29/10/2026).

"Aktivitas penerbangan kemarin yakni 29 Oktober 2026 sudah mulai berlangsung, dengan adanya satu penerbangan kedatangan Garuda Indonesia GA 550 dari Jakarta pada pukul 16.55 WIB. Namun, tidak terdapat penerbangan keberangkatan dari Bandara Tjilik Riwut," kata Andi Wiguna di Palangka Raya, dikutip Antara, Jumat (30/10/2026).

Kendati sudah ada pergerakan pesawat, Andi menekankan bahwa operasional bandara belum sepenuhnya pulih seperti sedia kala. Pemulihan layanan dilakukan bertahap dengan memperhitungkan kesiapan tiap maskapai, dinamika cuaca, dan utamanya pemenuhan standar keselamatan penerbangan.

Mengenai jarak pandang (visibility), Andi menyebutkan ada perbaikan situasi dalam beberapa waktu belakangan. Walau begitu, pemantauan intensif tetap wajib dilakukan karena kondisi jarak pandang masih berpotensi berubah sewaktu-waktu.

"Keputusan operasional penerbangan tetap mengacu pada ketentuan keselamatan dan batas minimum operasional yang berlaku," katanya menegaskan.

Jadwal Penerbangan

Terminal baru Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Dok AP II

Untuk jadwal penerbangan pada Jumat ini, Bandara Tjilik Riwut mencatat dua aktivitas penerbangan maskapai Garuda Indonesia, yang mencakup rute keberangkatan menuju Jakarta serta rute kedatangan dari Jakarta. 

Guna memastikan operasional berjalan aman dan lancar, pengelola bandara terus menggelar evaluasi berkala dan berkoordinasi erat dengan pihak maskapai maupun pemangku kepentingan terkait. Langkah ini diambil agar penerbangan dapat kembali berjalan normal sepenuhnya secara bertahap.

"Kami berharap kondisi ini terus membaik sehingga operasional penerbangan di Bandara Tjilik Riwut dapat kembali berjalan normal secara bertahap," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya